Transisi Pandemi ke Endemi, Mastullah: Belajar Hidup Bersama COVID-19

- Redaksi

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Pol PP Pagar Alam, Mastullah. (Photo: Delta Handoko)

Kasat Pol PP Pagar Alam, Mastullah. (Photo: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pagar Alam tak henti terus menyampaikan kepada masyarakat, agar dapat mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19.

“Sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Artinya, kegiatan masyarakat tidak dihentikan, tapi dibatasi sesuai dengan situasi daerahnya masing-masing,” ungkap Kepala Sat Pol PP Kota Pagar Alam Mastullah, Kamis (16/9/2021).

Diakui Mastullah, kalau memang program pemerintah, terkait vaksinasi ini sudah capai target, paling tidak ada kekebalan massa, sehingga bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, tetap mendahulukan Prokes COVID-19 mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Selama ini menjadi beban, kini dilatih untuk menjadi sesuai yang biasa atau kebiasaan yang positif. Karena masa pandemi ini, sampai saat ini kita masih belum mengetahui, kapan itu akan berakhir,” jelasnya.

Mastullah menyampaikan, sesuai dengan arahan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), yang meminta masyarakat untuk mulai belajar hidup bersama COVID-19, maka masyarakat harus mendukung program pemerintah menyoal vaksinasi COVID-19.

“Sebab, vaksinasi ini adalah membentuk kekebalan massa, jadi kekebalan yang seluruh individu ini, ada daya tahan tubuh, sehingga mau tidak mau suka tidak suka COVID-19 tidak bisa dihilangkan, tapi menjadi bagian kita yang sewaktu-waktu bisa mencekam, serta membunuh kita tapi di sisi lain, virus ini seperti bakteri yang ada di dalam tubuh,” ungkapnya.

Ditambahkan Mastullah, sekarang ini masyarakat harus mulai menyiapkan transisi dari pandemi ke endemi dan juga mulai belajar hidup bersama dengan Covid-19.

“Jadi kita harus mulai membiasakan dari pandemi ke endemi, sama seperti dahulu ada penyakit cacar, yang dahulu penyakit yang sangat berbahaya, tapi setelah dilakukan vaksin, yang telah diteliti oleh para ahli, sehingga ada kekebalan massa, yang sampai saat ini cacar tidak pernah hilang, tapi tetap ada dan bisa ditanggulangi,” imbuhnya.

Mastullah pun berharap, kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Prokes COVID-19. “Kita terus melakukan sosialisasi dan imbauan Prokes COVID-19, bahwa jangan menganggap sepele virus COVID-19, kendati kita telah divaksinasi, tapi kita harus selalu mematuhi Prokes COVID-19, jangan lalai dan abai ini untuk kepentingan kita sendiri,” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Dianggap Meresahkan, Polres Pagar Alam Dorong Sejumla SPBU Atasi Kemacetan Antrean BBM
Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel
Jaga Harga Pangan, Pemkot Pagar Alam dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Nendagung
Ketat! 209 Tahanan Lapas Pagaralam Direlokasi ke Keban Agung Baru dengan Pengawalan Gabungan
Tengah Kemarau, Polres Pagar Alam Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Tanah Pilih
Tak Ada Kompromi, Polres Pagar Alam Copot Dua Personel Berulah Secara Tidak Hormat
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Alami Pembatalan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Jumat, 11 September 2026 - 14:57 WIB

Dianggap Meresahkan, Polres Pagar Alam Dorong Sejumla SPBU Atasi Kemacetan Antrean BBM

Jumat, 11 September 2026 - 11:21 WIB

Satu Meja, Satu Tujuan, Demi Lapas yang Lebih Manusiawi Walikota Pagar Alam Terima Kunjungan Ditjenpas Sumsel

Kamis, 10 September 2026 - 21:37 WIB

Jaga Harga Pangan, Pemkot Pagar Alam dan BULOG Gelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Nendagung

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WIB

Ketat! 209 Tahanan Lapas Pagaralam Direlokasi ke Keban Agung Baru dengan Pengawalan Gabungan

Berita Terbaru