Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Alami Pembatalan

- Redaksi

Senin, 7 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto : bandara atung bungsu batalkan penerbangan dampak abu vulkanik anak krakatau

fhoto : bandara atung bungsu batalkan penerbangan dampak abu vulkanik anak krakatau

 

SUARAPUBLIK.ID,PAGAR ALAM- Aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau kembali berdampak pada sektor penerbangan. Salah satunya dirasakan Bandara Atung Bungsu Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, yang terpaksa membatalkan jadwal penerbangan pada kemarin, Minggu (6/9/26)

 

Pembatalan dilakukan oleh maskapai Susi Air. Surat pemberitahuan resmi terkait pembatalan tersebut telah diterima pihak pengelola bandara pada pagi hari.

 

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara atau UPBU Bandara Atung Bungsu, Sastra Aminoto, membenarkan informasi tersebut.

 

“Kami menerima surat pemberitahuan dari pihak maskapai Susi Air terkait adanya pembatalan penerbangan. Dalam surat itu disebutkan pembatalan dilakukan karena adanya dampak dari aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau,” ujar Sastra saat dikonfirmasi.

 

Menurut Sastra, keputusan pembatalan sepenuhnya menjadi kewenangan maskapai dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penerbangan, terutama terkait potensi sebaran abu vulkanik di jalur udara.

 

“Kita prinsipnya tetap mengacu pada pihak maskapai. Mereka yang paling memahami kondisi cuaca dan keselamatan terbang atau tidak. Jadi kami terus berkoordinasi dengan setiap maskapai yang beroperasi di sini,” jelasnya.

 

Sastra menambahkan, pembatalan tidak hanya terjadi di Bandara Atung Bungsu. Beberapa bandara lain di wilayah terdampak juga mengalami hal serupa akibat gangguan abu vulkanik dari Anak Krakatau.

 

Untuk penerbangan maskapai Citilink, pihaknya mengaku belum menerima pemberitahuan pembatalan. Citilink sendiri dijadwalkan terbang ke Bandara Atung Bungsu setiap hari Selasa dan Jumat.

 

“Mungkin besok akan ada pemberitahuan lebih lanjut, apakah tetap sesuai jadwal atau ikut dibatalkan. Untuk saat ini kami masih menunggu konfirmasi resmi dari Citilink,” ungkapnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak bandara mengimbau para calon penumpang agar terus memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum datang ke bandara. Pembatalan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keselamatan penumpang dan awak pesawat di tengah peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Penulis : Delta Handoko

Editor : Jaks

Berita Terkait

LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional
Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot
670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran
Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam
Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar
Tak Berkutik! Polres Pagar Alam Gerebek Dua Lokasi, Sabu 1,47 Gram dan Senjata Tajam Diamankan
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
Dewan Serahkan Banyak PR Untuk Pemkot Pagar Alam, Hasil Reses Tiga Dapil Tahap II T

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:54 WIB

LUAR BIASA! Jawab Krisis Khatib IKADI Pagar Alam Turut Pecahkan Rekor MURI Dalam Pelatihan Khatib Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warning Bagi Pelaku Usaha Rongsokan Pagar Alam,Pasca Kebakaran Disimpang Kerte Diwe Izin Dan Dampak Lingkungan Kini Disorot

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

670 PPPK Pagar Alam Digembleng Kenali Nilai dan Etika, Wako Ludi: Disiplin Adalah Cerminan Loyalitas dan Kejujuran

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Malam Minggu Mencekam Di Pagar Alam, Gudang Rongsokan Terbakar, 10 Jam Baru Padam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Tak Lagi Semrawut! Pemkot Pagar Alam Godok RDTR, Cegah Banjir, Macet, dan Pembangunan Liar

Berita Terbaru