Tiga Item APBD-P 2022 Mengalami Kenaikan

- Redaksi

Kamis, 1 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Jubir Pansus 1, Yudiansyah Manarus membacakan laporan di depan Unsur pimpinan DPRD dan Sekda Lahat, (Ismail, Kamis 1/9/2022).

 

Suarapublik.id, Lahat – Setidaknya ada tiga item yang tertuang didalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2022 mengalami kenaikan dari APBD Induk.

 

Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, Sri Marhaeni Wulansih SH melalui Juru Bicara (Jubir), Iduar Alamsyah membenarkan, bahwasanya perubahan target pendapatan asli daerah (PAD) diperkirakan mengalami kenaikan sebesar Rp 274.130.606.158 atau setara 14,34 persen dari APBD Induk Rp 1.911.327.773.088.

 

“Sehingga pada rancangan perubahan menjadi Rp 2.185.458.379.246. untuk item belanja pun mengalami hal serupa sebesar 26,40 persen atau setara Rp 528.064.623.027,60, dari semula Rp 2.000.456.999.590, dan pada APBD-P berubah Rp 2.528.521.622.617,” terangnya, Kamis (1/9/2022).

 

Untuk, sambung dia, sektor penerimaan pembiayaan pada perubahan tahun anggaran 2022 pun meningkat hingga menyentuh angka Rp 257.684.016.689 dari semula APBD Induk Rp 89.129.226.508.

 

“Sehingga pada Rancangan APBD-P TA 2022 berubah dengan total Rp 346.813.243.371. dengan kata lain, masih dalam tahap berimbang yang merupakan kelanjutan rencana pembangunan sebelumnya,” jelas Iduar Alamsyah.

 

Iduar Alamsyah mengemukakan, secara normatif, untuk penyusunan dan pembahasan rancangan perubahan APBD Kabupaten Lahat TA 2022, sudah memenuhi aspek yuridis-normatif.

 

“Tentu saja, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan oleh pihak Eksekutif kali ini, dimana, prinsip kehati-hatian agar dikedepankan dalam melaksanakan pekerjaan yang sudah dianggarkan,” ulasnya.

 

Selain itu, masih kata dia, penulisan angka agar dilakukan lebih cermat dan hati-hati, sehingga tidak menimbulkan penafsiran berbeda.

 

“Nah, untuk itulah, efektivitas dalam progress kegiatan fisik dan keuangan tinggal menyisakan tiga bulan lagi, agar diambil langkah-langkah strategis dalam merealisasikannya,” papar Ketua Komisi ll ini.

 

Menurut dia, dalam upaya mengoptimalkan pendapatan pajak dan retribusi serta menekan adanya kebocoran, maka, Badan Pendapatan Belanja (Bapenda) dalam pencapaian target PAD, hendaknya lebih intensif melaksanakan penarikan pajak dan retribusi.

 

“Bertujuan, kantong-kantong baru yang berpotensi menambahkan PAD, agar lebih dioptimalkan, jangan sampai mengandalkan yang sudah ada,” tegas Iduar Alamsyah.

Berita Terkait

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:44 WIB

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51 WIB

Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron

Selasa, 28 April 2026 - 15:34 WIB

PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah

Berita Terbaru