Terbatas Ruang, 543 Siswa SDN 1 Palembang Hadapi SAS dalam Dua Sif

- Redaksi

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SD Negeri 1 Palembang, Rahma Danniarti,S.Pd.,M.Pd., memantau pelaksanaan SAS hari ke-2 di dalam kelas

Kepala SD Negeri 1 Palembang, Rahma Danniarti,S.Pd.,M.Pd., memantau pelaksanaan SAS hari ke-2 di dalam kelas

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG — Hari kedua pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) bagi siswa SD dan SMP di Kota Palembang berlangsung dengan suasana lebih intens. Dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Matematika serta Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, membuat sejumlah siswa datang lebih awal untuk mempersiapkan diri.

Sejak pukul 07.00 WIB, halaman sekolah mulai dipadati siswa yang menenteng buku catatan dan perlengkapan ujian. Beberapa terlihat membaca ulang rumus Matematika secara berkelompok, sementara lainnya berbincang ringan untuk mengurangi ketegangan. Para guru dan pengawas turut memeriksa ruang kelas, memastikan meja tertata rapi dan suasana kondusif.

Kepala SD Negeri 1 Palembang, Rahma Danniarti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah harus menerapkan dua sesi ujian pagi dan siang karena keterbatasan ruang kelas untuk menampung seluruh peserta SAS.

“Jumlah peserta yang mengikuti SAS mencapai 543 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Dengan kondisi ruang kelas yang terbatas, pembagian dua sif menjadi pilihan paling efektif agar pelaksanaan ujian tetap nyaman dan tertib,” ujarnya.

Rahma menegaskan bahwa pembagian jadwal ini tidak mengurangi kualitas pelaksanaan SAS. Setiap sif mendapatkan waktu yang sama, pengawasan ketat, serta perhatian penuh dari para guru dan pengawas.

“Yang terpenting adalah semua siswa bisa mendapatkan suasana yang kondusif. Baik sif pagi maupun siang, standar pelaksanaannya tetap sama,” tambahnya.

Matematika menjadi salah satu mata pelajaran yang cukup menegangkan bagi sebagian siswa. Namun, pendampingan intensif dari para guru dalam beberapa minggu terakhir membuat mereka lebih percaya diri. Sementara itu, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti diharapkan dapat mengukur pemahaman nilai moral, sikap toleransi, dan penguatan karakter siswa.

“SAS ini bukan hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga bagaimana siswa memahami nilai-nilai yang membentuk karakter mereka,” kata Rahma.

Ia menambahkan, pelaksanaan SAS juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah untuk menilai capaian pembelajaran sepanjang semester ganjil. Hasil ujian akan menjadi dasar perbaikan materi maupun metode belajar pada semester berikutnya.

“Kami ingin memastikan seluruh siswa dapat mengikuti SAS dengan baik dari awal hingga akhir. Semoga semua proses berjalan tertib dan hasilnya bisa memberikan gambaran yang akurat untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Di sela pelaksanaan ujian, seorang siswa kelas 6, Azzam (12), turut berbagi pengalaman.

“Matematika tadi agak sulit, terutama bagian pecahan. Tapi karena sudah latihan dengan guru, jadi lebih siap. Saya belajar semalam, tetap deg-degan, tapi akhirnya bisa mengerjakan semua soal,” katanya.

“Walau dibagi dua sif, tetap enak. Kami bisa fokus. Saya berharap nilai saya bagus supaya bisa masuk SMP yang saya inginkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu
Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang
SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati
Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya
Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan
Luncurkan Ekosistem GSMP–MBG, Sumsel Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Sensus Ekonomi Sumsel Capai 81,87 Persen, BPS Kebut Rampung Sebelum Akhir Agustus

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:49 WIB

SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya

Berita Terbaru