Surati Kementerian PUPR dan Kemenhub, Bupati Desak Perbaiki Jembatan dan Jalan Rusak

- Redaksi

Kamis, 19 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Hafiz Alfangky

Photo: Hafiz Alfangky

SUARAPUBLIK.ID, MUSI BANYUASIN – Kondisi memprihatinkan tampak pada jalan dan jembatan di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng), tepatnya Desa Bailangu dan Desa Epil Kabupaten Musi Banyuasin.

Diketahui, ruas jalan dan jembatan yang rusak parah tersebut di bawah pengelolaan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).

Pada Kamis (19/8/2021), tampak Bupati Dodi Reza Alex Noerdin, menunjukkan kegeramannya saat meninjau lokasi Jembatan dan Jalan di Desa Bailangu dan Epil yang rusak berat.

“Saya sudah telpon dan surati langsung Kementerian PUPR dengan tembusan ke Kementerian Perhubungan untuk minta segera diperbaiki Jalan dan jembatan yang sudah sangat rusak parah ini,” ungkap Dodi.

Lanjutnya, ia juga sudah sudah menghubungi langsung Kepala BBPJN untuk segera merespon dan memperbaiki ruas jalan dan jembatan yang rusak tersebut.

Kepala Daerah Inovatif Indonesia ini juga memberikan warning kepada kendaraan truk yang bermuatan besar apabila jalan dan jembatan di Jalinteng wilayah Muba tidak kunjung diperbaiki.

“Kalau jembatan, jalan masih belum diperbaiki, saya minta putar truk-truk tonase besar yang dari/ke Lubuklinggau. Saya larang lewat Betung-Sekayu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST MT merinci, terdapat 12 ruas jalan serta jembatan rusak yang pengelolaannya dibawah Kementerian PUPR berada di wilayah Muba.

“Di antaranya berada di STA KM. 80+600 (Jembatan Karang Periuk Teluk Kijing 3), STA KM. 86+600(Sebelum Tikungan Sp. Tekad), STA KM. 88+200 (Sebelum Polsek Lais), STA KM. 94+100 (Jembatan Dalam Desa Epil Setelah Masjid Abdul Kadim), STA KM. 94+400 (Jembatan Air Sawah Setelah SMPN 2 Lais yang bupati berhenti),” urainya.

“STA KM. 99+950 (Jembatan Air Sungai Guci), STA KM. 101+000 (Longsoran Sebelum Desa Bailangu Timur), STA KM. 110+600 (Jembatan Air Tilan, jebol plat lantai), STA KM. 127+350 (Longsor tepi badan sebelum Desa Sukarami), STA KM. 131+270 (Longsor tepi badan jalan di Desa Sukarami), STA KM. 142+300 (Oprit Jembatan Air Paye Lajung Desa Karang Waru), dan STA KM. 149+290 (Oprit Jembatan Air Durian 2 Baru),” tandasnya. (ANA)

Berita Terkait

Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Kepegawaian, ASN Muba Harus Adaptif dan Disiplin
Wabup Muba Tekankan Penyelesaian AGHT Tanpa Hambatan
Akses Warga Pulih, Jalan Jirak–Talang Mandung Diperbaiki
Polisi Amankan Pelaku Percobaan Pencurian Fasilitas Milik PT Pertamina
Sudah Termakan Usia, BBPJN: Jembatan Baruga Babat Toman Jadi Prioritas untuk Diganti
Lewat Program PKM, Pemkab Muba Siapkan Tenaga Kerja Bersertifikasi Nasional
Hadiri HUT Nasional, Bupati HM Toha Tohet Ingatkan Peran Vital Damkar, Satpol PP dan Linmas
Permen ESDM 14 Tahun 2025 Segera Di Implementasikan, Pengelolan Sumur Minyak Masyarakat Masuk Jalur Resmi

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 13:22 WIB

Pemkab Muba Gelar Sosialisasi Kepegawaian, ASN Muba Harus Adaptif dan Disiplin

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:24 WIB

Wabup Muba Tekankan Penyelesaian AGHT Tanpa Hambatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:03 WIB

Akses Warga Pulih, Jalan Jirak–Talang Mandung Diperbaiki

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:55 WIB

Polisi Amankan Pelaku Percobaan Pencurian Fasilitas Milik PT Pertamina

Senin, 4 Mei 2026 - 21:45 WIB

Sudah Termakan Usia, BBPJN: Jembatan Baruga Babat Toman Jadi Prioritas untuk Diganti

Berita Terbaru