Sumsel Resmi Tetapkan Status Siaga Karhutla hingga November 2026 sebagai Langkah Antisipasi Dini

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana saat diwawancarai langsung, Kamis (23/4/2026). Foto: Tia

Caption: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana saat diwawancarai langsung, Kamis (23/4/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai 22 April hingga 30 November 2026 guna mengantisipasi prediksi musim kemarau yang lebih ekstrem dan panjang pada tahun ini.

Penetapan yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Sumsel ini, bertujuan untuk mempercepat koordinasi penanganan di lapangan serta merespons peningkatan jumlah titik panas (hotspot) yang mulai terpantau signifikan di sejumlah wilayah sejak awal tahun.

“Per tanggal 22 April kemarin, status siaga karhutla sudah ditetapkan sampai 30 November 2026. Pertimbangannya karena kemarau tahun ini diperkirakan lebih cepat, lebih panjang, dan lebih kering,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana saat diwawancarai langsung, Kamis (23/4/2026).

Iqbal menjelaskan jika peningkatan aktivitas titik panas sejak periode Januari hingga April menjadi dasar kuat bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah siaga lebih awal.

Selain itu, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat melalui rapat koordinasi kementerian yang meminta daerah segera menetapkan status darurat untuk mempermudah mobilisasi sumber daya penanggulangan bencana.

“Kita melihat hotspot di Sumsel sudah mulai banyak terpantau sejak Januari sampai April, ini menjadi salah satu dasar kita menetapkan status siaga lebih awal,” jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat dua kabupaten di Sumsel, yakni Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir (OKI), telah lebih dahulu menetapkan status serupa.

Langkah proaktif kedua daerah tersebut didasari oleh tingginya kejadian kebakaran lahan di wilayah mereka serta karakteristik lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kering tiba.

“Ya, karena sudah ada beberapa kejadian (kebakaran) di OI dan di OKI kita tahu juga sebagai salah satu episentrum karhutla yang terjadi di wilayah Sumsel,” kata dia.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun
Outlet Kedua Haraku Ramen Hadir di Palembang Icon, Bawa Konsep TableService dan Menu Baru Creamy Bara Ramen
4 Kios Dijalan Pangeran Ratu Hangus Terbakar 

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun

Berita Terbaru

fhoto : perayaaan hut pkk ke-54 oleh tp-pkk kota pagar alam

Pagar Alam

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:34 WIB

Foto orang tua korban yang Membawa Baju Bekas Luka yang dipakai MMR saat mengalami penganiayaan

Kota Palembang

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:32 WIB

Foto :  pelaku terekam cctv

Kota Palembang

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:22 WIB