Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum 2026: BI dan ISEI Dorong Hilirisasi Pangan dan Energi di Sumsel

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Penguatan hilirisasi sektor pangan dan energi dinilai menjadi kunci strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Provinsi Sumatera Selatan disebut memiliki potensi besar untuk mengambil peran penting melalui optimalisasi sumber daya unggulan daerah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersinergi dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menginisiasi kegiatan Policy Talks dalam rangka Road to 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026, yang digelar pada Rabu (22/4/2026) di Universitas Sriwijaya. Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi Hilirisasi untuk Ketahanan Pangan dan Energi Sumatera Selatan.”

Forum tersebut dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, akademisi, serta pengamat ekonomi. Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia memaparkan policy brief terkait perkembangan ekonomi daerah sekaligus mengangkat isu-isu strategis perekonomian Sumatera Selatan serta menghimpun berbagai gagasan dan rekomendasi kebijakan dari para pemangku kepentingan.

Kegiatan dibuka oleh Ketua ISEI Cabang Palembang, Prof. Dr. Azwardi, S.E., M.Si, yang menegaskan bahwa sinergi hilirisasi pangan dan energi di Sumatera Selatan sejalan dengan prioritas nasional dalam delapan agenda pembangunan atau Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, Sumatera Selatan memiliki peluang besar untuk berkontribusi pada tingkat nasional melalui pengembangan hilirisasi berbasis keunggulan komparatif daerah yang berkelanjutan.

Mengawali sesi Policy Talks, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menyampaikan policy brief mengenai kondisi ekonomi daerah, perkembangan inflasi, serta prospek perekonomian ke depan. Ia menekankan bahwa Sumatera Selatan memiliki potensi besar pada sektor batu bara dan kelapa sawit yang didukung oleh ketersediaan sumber daya dan cadangan yang melimpah.

“Karena itu, hilirisasi menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah serta meningkatkan nilai tambah melalui produk turunan yang lebih kompetitif,” ujarnya.

Sesi Policy Talks juga menghadirkan narasumber lintas sektor, yakni Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Ir. A. Muslim, M.Agr, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Dody Eko Prasetyo, S.T., M.T, serta Investor Relations Department Head PT Bukit Asam Tbk Aldy Pratama.

Para panelis menyampaikan berbagai perspektif strategis mengenai percepatan hilirisasi sebagai pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan.

Melalui penyelenggaraan Road to SEF 2026, Bank Indonesia berharap dapat mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang aplikatif serta strategi implementatif untuk memperkuat hilirisasi sektor pangan dan energi. Forum ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi seluruh elemen di Sumatera Selatan dalam mengelola sumber daya alam secara bernilai tambah, menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan ekonomi daerah, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Bank Indonesia turut mengajak masyarakat berpartisipasi menyumbangkan ide dan gagasan pengembangan ekonomi daerah melalui kompetisi penulisan applicative essay SEF 2026 yang dapat diakses melalui kanal informasi resmi Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.

Penulis : Yun

Editor : Jaks

Berita Terkait

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar
Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati
OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM
Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan
Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban
DVI Polda Sumsel Ungkap Ada Jenazah Balita di Kantung Korban Bus ALS, Korban Tewas Bertambah Jadi 18
Kawal Kasus Bus ALS, Jasa Raharja Siapkan Santunan bagi Korban
Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:45 WIB

Diduga Ledakan Gas Elpiji, 10 Rumah dan Satu Gudang di 1 Ilir Palembang Ludes Terbakar

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Dan Kuasa Hukum Almarhumah Christina Minta Pelaku Dihukum Mati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:38 WIB

OJK Sumsel dan HIPMI Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah untuk UMKM

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:58 WIB

Meninggal Akibat Gagal Nafas, Jenazah Korban Bus ALS Asal Tegal Segera Dipulangkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:51 WIB

Jemput Bola, Tim DVI Polda Sumsel Ambil Sampel DNA dari Barang Pribadi Korban

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur Iptu Swisspo, memimpin langsung pengamanan Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Krisma di Gereja Trinitas Bangun Sari, Desa Srikaton.

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Amankan Perayaan Sakramen Krisma

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:28 WIB