Stok Beras Tembus 5,1 Juta Ton, Gudang Bulog Mulai Penuh; Pemerintah Akui Tantangan Kini Jaga Kualitas

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamentan Sudaryono usai melakukan pengecekan langsung stok beras di Gudang Bulog Sukamaju, Kota Palembang, Kamis (23/4/2026). Foto : Reza

Wamentan Sudaryono usai melakukan pengecekan langsung stok beras di Gudang Bulog Sukamaju, Kota Palembang, Kamis (23/4/2026). Foto : Reza

 

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini telah mencapai lebih dari 5,1 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Namun di balik capaian tersebut, pemerintah menghadapi tantangan baru, yakni menjaga kualitas beras dan keterbatasan kapasitas gudang penyimpanan.

Hal itu disampaikan Sudaryono usai melakukan pengecekan langsung stok beras di Gudang Bulog Sukamaju, Kota Palembang, Kamis (23/4/2026).

Ia menegaskan, fokus pemerintah saat ini bukan lagi sekadar meningkatkan produksi, melainkan memastikan pengelolaan stok berjalan disiplin agar beras tetap layak konsumsi saat didistribusikan.

“Tantangan kita sekarang adalah bagaimana Bulog disiplin menjaga kualitas beras. Tadi saya sudah cek langsung sampai ke bagian dalam, saya tusuk-tusuk karungnya, alhamdulillah tidak ada kerusakan, tidak lembab, dan tidak ada kutu,” kata Sudaryono.

Menurutnya, peningkatan produksi beras nasional yang signifikan membuat banyak gudang Bulog di berbagai daerah sudah penuh. Bahkan, di sejumlah wilayah termasuk Sumatera Selatan, pemerintah harus menyewa fasilitas tambahan seperti penggilingan padi untuk menampung hasil panen.

“Gudang kita sudah tidak cukup, sehingga harus menyewa tempat lain. Ini menunjukkan produksi meningkat, tetapi juga menuntut kesiapan infrastruktur penyimpanan,” ujarnya.

Sudaryono menyebut Sumatera Selatan menjadi salah satu daerah prioritas pembangunan gudang baru karena merupakan sentra produksi pangan utama di wilayah Sumatera.

Saat ini, cadangan beras di provinsi tersebut tercatat sekitar 98 ribu ton dan diperkirakan masih akan bertambah hingga akhir masa panen raya pada Mei 2026.

Ia memastikan stok beras di Sumatera Selatan dalam kondisi aman, baik untuk kebutuhan masyarakat maupun program bantuan pangan pemerintah.

“Selama panen masih berlangsung, stok akan terus bertambah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal ketersediaan beras,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan produksi dan menjaga stabilitas harga, pemerintah tengah membangun sekitar 100 unit gudang dan fasilitas pengolahan beras baru di berbagai daerah.

Pembangunan ini ditujukan untuk menampung hasil panen saat produksi tinggi dan menjaga ketersediaan stok saat musim paceklik.

Sementara itu Wakil Pemimpin Wilayah (Wapinwil) Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) Renato Horison menjelaskan, dalam rencana tersebut, Provinsi Sumatera Selatan mendapat alokasi pembangunan lima gudang baru.

“Sumatera Selatan mendapatkan jatah lima gudang baru karena memang menjadi sentra produksi pangan nomor satu di Sumatera dan termasuk lima besar secara nasional,” katanya.

Penulis : Jaks

Editor : Jaks

Berita Terkait

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera
Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD
13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel
Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026
Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter
Dua Lokasi Dikawasan Plaju Digerebek Diduga Tempat Sarang Narkoba. 
Bobol Toko dan Gasak Tiga Motor Operasional, Enam Pelaku Curat Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Palembang di Guyur Hujan Wakapolrestabes Palembang Turun Langsung Urai Kemacetan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Ditinggal Anak dan Cucu, Nenek Asal Selapan Nyaris Lompat dari Jembatan Ampera

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Sekda Palembang Aprizal Hasyim Tegaskan BUMD Harus Profesional, Tingkatkan Kinerja dan Kontribusi PAD

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:42 WIB

13 Hari Pasca-Pengeroyokan Jurnalis Palembang, Koalisi Pers Sumsel Pertanyakan Kinerja Mapolda Sumsel

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Tekan Kecelakaan dan Pelanggaran, Polda Sumsel Kedepankan Edukasi di Ops Patuh Musi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Saksi Welly Ungkap Pengembangan Kasus hingga Penangkapan Irfan dalam Perkara IMEI iPhone Inter

Berita Terbaru

Jakarta

Telkomsel Raih Delapan Marketing Excellence Awards 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 21:42 WIB