Kolaborasi Darurat, Perbaikan Jalan Sanga Desa Muba Dikebut Dua Skema

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Kerusakan jalan di Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba akhirnya mendapat respons cepat. Atas instruksi Bupati Muba HM Toha Tohet SH, Pemerintah Kecamatan bersama perusahaan dan pelaku usaha setempat sepakat membagi zona perbaikan darurat, sembari menunggu program peningkatan jalan yang telah dianggarkan pada 2026.

 

Kesepakatan itu diketahui pada rapat yang digelar di Aula Kantor Camat Sanga Desa, Jumat (24/4/2026). Rapat dihadiri unsur Forkopimcam, Kepala Desa/Lurah, perwakilan perusahaan seperti PT Medco Gersik Ltd, PT Astaka Dodol, PT IBP, PT WPG, PT Lonsum, hingga Pelaku Usaha Sawmill.

 

Camat Sanga Desa, Rusdiwan MPd, menegaskan bahwa langkah pembagian zona ini menjadi solusi cepat agar akses masyarakat tidak lumpuh total.

 

“Perbaikan darurat ini penting agar mobilitas warga tetap berjalan. Kami juga meminta seluruh Kepala Desa dan Lurah merangkul semua pihak yang berkepentingan terhadap jalan di wilayahnya,” ujar Rusdiwan.

 

Ia menjelaskan, dalam skema tersebut, sejumlah perusahaan ditugaskan menangani ruas jalan tertentu. PT Medco Gersik Ltd dan mitra kontraktor fokus di Desa Macang Sakti, PT Astaka Dodol di Keban I, Kemang, dan Terusan, sementara PT IBP menangani Terusan dan Ulak Embacang.

 

“Kemudian, PT WPG dan PT Lonsum bertanggung jawab di Jalan Ketapang, Kelurahan Ngulak, serta pelaku usaha sawmill turut dilibatkan di beberapa titik prioritas,” imbuhnya.

 

“Seluruh pihak sepakat melakukan penanganan darurat dengan menimbun jalan berlubang menggunakan batu gunung di zona masing-masing,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba, Rudianto ST mengungkapkam Bupati Muba HM Toha Tohet SH telah menyiapkan solusi jangka panjang melalui penganggaran resmi.

 

“Dari hasil survei, perbaikan akan dilakukan melalui program tanggap darurat. Untuk permanen, tahun 2026 sudah kita anggarkan melalui APBD dan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) provinsi, khususnya peningkatan ruas Mangun Jaya–Macang Sakti,” jelas Rudianto.

 

Ia mengakui, kondisi cuaca menjadi tantangan utama. Curah hujan tinggi membuat badan jalan labil dan memperparah kerusakan.

 

“Karena intensitas hujan masih tinggi, perbaikan sementara akan terus dilakukan. Setelah kondisi memungkinkan dan badan jalan mulai kering, baru kita maksimalkan penanganan agar akses masyarakat kembali normal,” tandasnya.

Berita Terkait

Ditekan Pemangkasan Transfer Rp1,27 Triliun, Pemkab Muba Tancap Gas Selamatkan Fiskal, Surati Menkeu Hingga Genjot PAD
Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Subuh dan KRYD
Zero Halinar: Rutan Baturaja Intensifkan Razia Demi Ciptakan Lingkungan Aman dan Tertib
Bupati dan Wakil Bupati Muba Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan
Rumah Sirih Palembang Bantah Isu Negatif Video Viral, Kuasa Hukum: Datang Langsung dan Buktikan
Mutasi Besar Gerbong Luber, Sejumlah Pejabat Pagar Alam Alami Pergeseran
Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati
Masih dalam Semangat Kartini, Astra Motor Sumsel gelar Safety Riding Perempuan Hebat #Cari_Aman

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 23:30 WIB

Ditekan Pemangkasan Transfer Rp1,27 Triliun, Pemkab Muba Tancap Gas Selamatkan Fiskal, Surati Menkeu Hingga Genjot PAD

Sabtu, 25 April 2026 - 18:52 WIB

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polsek Buay Madang Timur Gelar Patroli Subuh dan KRYD

Sabtu, 25 April 2026 - 16:58 WIB

Zero Halinar: Rutan Baturaja Intensifkan Razia Demi Ciptakan Lingkungan Aman dan Tertib

Sabtu, 25 April 2026 - 11:20 WIB

Rumah Sirih Palembang Bantah Isu Negatif Video Viral, Kuasa Hukum: Datang Langsung dan Buktikan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:17 WIB

Mutasi Besar Gerbong Luber, Sejumlah Pejabat Pagar Alam Alami Pergeseran

Berita Terbaru