Sumsel Jadi Lokasi Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue, 5000 Anak Sekolah Dasar Disasar

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID– Kota Palembang resmi menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Indonesia, dengan sasaran 7.500 anak usia sekolah dasar di 60 sekolah pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan kasus dengue tertinggi. Program ini diresmikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan dengue berbasis data.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyambut baik inisiatif vaksinasi dan pemantauan aktif ini sebagai bagian dari visi jangka panjang pembangunan kesehatan daerah. Ia menegaskan bahwa dengue bukan sekadar penyakit musiman, tetapi tantangan kesehatan yang harus ditangani secara berkelanjutan dan terencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dengue sejalan dengan target nasional dan global menuju nol kematian akibat dengue pada 2030. Menurutnya, pengendalian vektor dan edukasi masyarakat perlu dilengkapi inovasi kesehatan berbasis bukti ilmiah serta kolaborasi lintas sektor untuk melindungi generasi muda dan memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, mengingatkan bahwa dengue merupakan ancaman sepanjang tahun bagi masyarakat Palembang. Berdasarkan data tahun 2025 hingga 31 Desember, tercatat 4.437 kasus dengue di Sumatera Selatan dengan 22 kematian. Kota Palembang mencatat kasus tertinggi dengan 968 kasus dan 3 kematian. Data lima tahun terakhir menunjukkan kelompok usia 15–44 tahun sebagai kelompok dengan kasus terbanyak, sementara kematian terbanyak terjadi pada kelompok usia 5–14 tahun dalam tujuh tahun terakhir, sehingga anak usia sekolah menjadi kelompok yang rentan. Ia menegaskan pentingnya penguatan pencegahan melalui 3M Plus, edukasi masyarakat, peran jumantik, serta inovasi teknologi seperti Ovitrap, yang dilengkapi dengan vaksinasi sebagai pendekatan komprehensif.

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Sumatera Selatan dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K), M.Kes., menekankan bahwa dengue sering dianggap ringan padahal dapat berkembang menjadi berat dan fatal. Ia menegaskan pentingnya pencegahan konsisten melalui PSN dan 3M Plus, dengan vaksinasi sebagai pelengkap strategi pengendalian dengue. Dari 7.500 anak yang dipantau, sekitar 5.000 anak akan menerima vaksinasi. Palembang dipilih karena memiliki angka kejadian dengue tertinggi di Sumatera Selatan serta kesiapan daerah dalam pelaksanaan program, setelah melalui diskusi dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan setempat, dan para ahli.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Prof. Dr. dr. Mgs. Irsan Saleh, M.Biomed, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Pemantauan aktif vaksinasi dengue diharapkan menghasilkan bukti ilmiah untuk mendukung kebijakan kesehatan berbasis data serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dengue di daerah. Fakultas Kedokteran Unsri berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan Takeda dalam memastikan pelaksanaan program berjalan terkoordinasi.

Penanggung Jawab Kegiatan Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Nasional Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pemantauan aktif multinegara yang juga dilaksanakan di Thailand dan Malaysia, serta di tiga kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Palembang, dan Banjarmasin selama tiga tahun. Program ini melibatkan anak-anak yang divaksinasi maupun yang tidak divaksinasi berdasarkan persetujuan orang tua, guna memperoleh gambaran komprehensif tentang kesehatan anak-anak di wilayah dengan beban dengue tinggi. Hasil pemantauan diharapkan menjadi dasar penguatan kebijakan vaksinasi dengue nasional menuju target “Zero dengue death” 2030, atau minimal penurunan 50 persen kematian dan 25 persen angka kejadian dengue.

Head of Medical Affairs PT Takeda Innovative Medicines dr. Arif Abdillah menegaskan komitmen Takeda sebagai mitra jangka panjang Indonesia dalam mendukung perlindungan masyarakat dari dengue melalui kolaborasi lintas sektor berbasis sains. Ia menyebut program pemantauan aktif ini diharapkan memperkuat perlindungan kesehatan anak-anak sekaligus meningkatkan pemahaman pencegahan dengue di masa depan, sejalan dengan misi perusahaan untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Penulis : Jaks

Editor : Jaks

Berita Terkait

Anggaran Rp7,9 Miliar Tuai Kritik, DPRD Sumsel Pastikan Tetap Diawasi dan Bisa Lebih Hemat
Dipinjamkan Rp 90 Juta Tak Dikembalikan, Anang Laporkan Teman Sendiri ke Polisi
Aksi Keempat SIRA-PST, Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Kasus Gratifikasi DPRD Muara Enim
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau
Dugaan Pasien Dipaksa Pulang Disorot SIRA, RSMH Palembang Tegaskan Kondisi Stabil dan Masuk Perawatan Paliatif
NGASAB, Gaya Baru Experience Ride Komunitas Honda Palembang
PTP Nonpetikemas Palembang Dukung Rantai Pasok Industri Pupuk Nasional
‎Sidang Pemeriksaan Objek Sengketa Aset Universitas Bina Darma Sempat Beradu Argumen

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:39 WIB

Anggaran Rp7,9 Miliar Tuai Kritik, DPRD Sumsel Pastikan Tetap Diawasi dan Bisa Lebih Hemat

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Dipinjamkan Rp 90 Juta Tak Dikembalikan, Anang Laporkan Teman Sendiri ke Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 12:34 WIB

Aksi Keempat SIRA-PST, Desak Kejati Sumsel Tuntaskan Kasus Gratifikasi DPRD Muara Enim

Rabu, 15 April 2026 - 21:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Pasar Murah, Ringankan Beban Kebutuhan Pokok Warga Lubuk Linggau

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WIB

Dugaan Pasien Dipaksa Pulang Disorot SIRA, RSMH Palembang Tegaskan Kondisi Stabil dan Masuk Perawatan Paliatif

Berita Terbaru