Subsidi Harga Kedelai, Tingkatkan Produksi Tahu dan Tempe

- Redaksi

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Pagar Alam launching subsidi selisih harga kedelai. (Foto: Delta Handoko)

Pemkot Pagar Alam launching subsidi selisih harga kedelai. (Foto: Delta Handoko)

SUARAPUBLIK.ID, PAGAR ALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menggelontarkan program subsidi selisih harga kedelai.

Subsidi selisih harga kedelai diperuntukan untuk Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Kota Pagar Alam, khususnya tahu dan tempe yang bahan bakunya adalah kedelai.

Subsidi selisih harga kedelai bagi industri kecil menengah (IKM) ini berlaku selama 30 hari, terhitung sejak 7 Agustus 2023. Adapun besaran subsidi yang digelontorkan Pemkot Pagar Alam sebesar Rp 5.000 per kilogram dengan batas pembelian 50 kilogram per harinya.

Hal ini digalakkan dengan tujuan untuk meningkatkan stok kedelai bagi industri tahu dan tempe dalam rangka menghadapi kemarau panjang atau el nino, saat ini.

Selain itu selisih harga kedelai ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kedelai untuk industri tahu dan tempe, serta menjaga stabilitas harga tahu dan tempe di Kota Pagar Alam.

Walikota Pagar Alam menyampaikan bahwa Pemkot Pagar Alam akan semaksimal mungkin dapat membantu IKM dalam menjaga ketersediaan dan kestabilan bahan baku pembuatan tahu dan tempe ini.

“Sehingga pelaku IKM dapat selalu memproduksi tahu dan tempe seperti biasanya,” paparnya.

Dirinya berharap, pelaku IKM pembuatan tahu dan tempe tidak merasa terbebani lagi dalam mempertahankan usaha dan memproduksi tahu dan tempe untuk didistribusikan.

“Mungkin jika harga bahan baku mahal pelaku IKM akan merubah bentuk dari tahu ataupun tempe menjadi lebih kecil, dengan adanya subsidi ini harga maupun bentuk akan stabil seperti umumnya,” ungkap walikota.

Kedepannya, kata Walikota, Pemkot Pagar Alam bekerjasama dengan Dinas Pertanian akan mengupayakan membuka lahan kedelai sendiri di Pagar Alam.

“Sehingga Pagar Alam dapat memproduksi sendiri bahan baku dan tidak menggunakan kedelai import seperti saat ini,” ujarnya. (ANA)

Berita Terkait

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar
Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan
HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas
Bukan Sekadar Jargon! Pemkot Pagar Alam Ditantang Buktikan Pemerintahan Bersih Dari KKN
Bukan Pemangkasan! Kemenhaj Pagar Alam Bongkar Fakta Masa Tunggu Haji 2027 Dari 26 Menjadi 14 Tahun
Bukan Sekedar Publikasi! Deni Priansya : LTN NU Dilantik Sebagai Penyeimbang Pemerimtah Wujudkan Visi Misi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Meski Beda Dinamika Politik, Ludi Oliansyah Tetap Jaga Hubungan Baik Dengan Partai Golkar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Perkuat Legalitas, LTN NU Pagar Alam Serahkan SK Kepengurusan ke Stakeholder

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:16 WIB

CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Sambut Baik Penurunan Biaya Haji, Kemenhaj Pagar Alam Minta Jamaah Bersiap Lakukan Pelunasan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

HUT PKK ke-54, TP-PKK Pagar Alam Ditantang Adu Kreativitas

Berita Terbaru

Kota Palembang

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:21 WIB