Sriwijaya FC Tak Boleh Jadi Proyek Pemerintah, Herman Deru Dukung Pengelolaan Profesional Digi Sport

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru menegaskan arah baru pengelolaan Sriwijaya FC harus berlandaskan profesionalisme. Ia mendukung penuh langkah Digi Sport sebagai pengelola baru klub, dengan harapan kejayaan Laskar Wong Kito bisa kembali tanpa dibayangi beban utang masa lalu.

Menurut Deru, sudah saatnya klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini dikelola secara mandiri dan transparan, bukan di bawah bayang-bayang campur tangan birokrasi. “Saya tidak ingin lagi mendengar ada hutang-hutang yang tidak jelas seperti sebelumnya. Kalau diurus perusahaan profesional seperti Digi Sport, semua bisa dimulai dari nol,” ujarnya usai menerima jajaran PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM) di Griya Agung, Palembang, Sabtu (1/11/2025).

Deru menilai, dunia sepak bola kini menuntut sistem kerja korporasi yang sehat. Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi kepada manajemen baru yang berani mengambil langkah berisiko demi menyelamatkan SFC dari kebangkrutan. “Klub ini butuh orang yang punya visi bisnis dan rasa memiliki, bukan sekadar ikut campur karena jabatan,” katanya.

Gubernur juga menyinggung bahwa keberadaan Digi Sport menjadi contoh bahwa perusahaan swasta lokal dapat memegang kendali penuh atas klub tanpa menggantungkan bantuan pemerintah. “Saya salut karena ternyata pemilik Digi Sport ini orang Palembang sendiri. Jadi, semangatnya bukan untuk mencari untung, tapi untuk menghidupkan lagi kebanggaan daerah,” ucap Deru.

Dalam kesempatan itu, Deru mengaku baru memahami duduk perkara kepemilikan setelah bertemu langsung dengan Alexander Rusli, Komisaris Utama PT SOM sekaligus pemilik Digi Sport. Ia mengaku banyak mendapatkan pencerahan tentang perjalanan hukum dan keuangan klub. “Sebelumnya saya pikir ini perusahaan luar. Tapi setelah mendengar langsung, ternyata mereka sudah melalui proses hukum yang sah dan hutang SFC sudah dinyatakan nol rupiah oleh pengadilan,” jelasnya.

Sementara itu, Alexander Rusli menjelaskan bahwa Digi Sport awalnya hanya berniat membantu Sriwijaya FC melalui skema pinjaman. Namun karena manajemen lama tidak mampu membayar, aset tersebut dikonversi menjadi saham berdasarkan putusan pengadilan. “Kami tidak datang mengambil alih begitu saja. Semua melalui proses legal, dan sekarang tidak ada lagi hutang tersisa,” tegasnya.

Alexander juga menepis anggapan bahwa Digi Sport merupakan perusahaan luar daerah. Ia menegaskan bahwa dirinya asli Palembang, cucu dari mantan Gubernur Sumsel Achmad Bastari. “Saya punya tanggung jawab moral terhadap klub ini. Bahkan hingga kini belum ada sponsor, semua operasional saya tanggung pribadi. Ini bukan proyek bisnis, tapi bentuk kecintaan saya terhadap SFC,” ujarnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumsel, Alexander berharap kerja sama yang sehat antara Digi Sport dan PT SOM dapat menjadi awal baru kebangkitan Sriwijaya FC. “Kami akan fokus pada pembenahan manajemen, mencari sponsor, dan memastikan tim ini kembali bersaing di kasta tertinggi. Dukungan dari Pak Gubernur tentu menambah semangat kami,” tutupnya.

Berita Terkait

Semarak Vario 160 Evo-Nation di Palembang, City Rolling hingga Aksi Sosial Jadi Sorotan
Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin
Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau
Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan Promo Wedding Expo, Paket Pernikahan Mulai Rp125 Juta
Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV
Sidang Korupsi Guest House UIN Raden Fatah, Tiga Saksi Tim Pengadaan dan Perencanaan Diperiksa
TO Curanmor di Kertapati Dibekuk, Polisi Sita Kunci T dan Motor Diduga Dipakai Beraksi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:07 WIB

Pria Ini Ditembak Temannya Pakai Senapan Angin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:06 WIB

Polda Sumsel Bongkar Modus Situs Pendaftaran Fiktif Bhayangkara Run 2026, Dua Pembuatnya Diciduk di Riau

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:41 WIB

Sales Diduga Gelapkan Uang Penjualan Besi Baja Rp2,3 Miliar, Diserahkan ke Polrestabes Palembang

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:48 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan Promo Wedding Expo, Paket Pernikahan Mulai Rp125 Juta

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:41 WIB

Beraksi Pelaku Pencurian di Toko ABA Terekam CCTV

Berita Terbaru