SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dokumen suarapublik. Id, Direktur Eksekutif SIRA, Rahmad Sandi SH,

Foto dokumen suarapublik. Id, Direktur Eksekutif SIRA, Rahmad Sandi SH,

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) bersama Pemerhati Situasi Terkini (PST) akan menggelar aksi damai untuk menyuarakan dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas stockpile dan bongkar muat batubara di Dermaga Kertapati, PT Bukit Asam (PTBA), Palembang.

 

Aksi bertajuk “Stop Pencemaran, Selamatkan Kesehatan Warga” itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, dengan titik aksi pertama di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan pukul 09.00 WIB, kemudian dilanjutkan ke Kantor Wali Kota Palembang sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Dalam poster seruan aksi yang beredar, SIRA dan PST menilai aktivitas stockpile batubara di kawasan Kertapati telah menimbulkan keresahan masyarakat, terutama warga Karang Anyar dan sekitarnya. Mereka menyebut debu batubara diduga berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan warga, hingga aktivitas nelayan di Sungai Musi.

 

Sejumlah tuntutan akan disampaikan dalam aksi tersebut, di antaranya meminta pemerintah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aktivitas stockpile batubara, menjatuhkan sanksi apabila ditemukan pelanggaran lingkungan, menghentikan sementara operasional bila terbukti mencemari lingkungan, serta mendesak pemerintah memberikan perlindungan terhadap hak masyarakat atas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

 

Direktur Eksekutif SIRA, Rahmad Sandi SH, membenarkan rencana aksi damai tersebut saat dikonfirmasi Sabtu (1/8/2026).

 

“Benar, pada Selasa, 4 Agustus 2026 nanti kami bersama PST akan menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumsel dan dilanjutkan ke Kantor Wali Kota Palembang.

 

Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas stockpile batubara di Kertapati. Kami berharap PT Bukit Asam bertanggung jawab, sementara pemerintah segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah konkret untuk melindungi masyarakat,” ujar Rahmad Sandi.

 

Ia menegaskan aksi akan berlangsung secara damai dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku, serta bertujuan mendorong adanya penyelesaian atas keluhan masyarakat yang terdampak.

Penulis : Hermansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang
Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ
Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun
Berikan Layanan Prima Dinas Damkarmat dan 9 OPD Terbaik Diganjar Penghargaan, Oleh Walikota Kota Ratu 
Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolda Sumsel Ajak 42 Jurnalis Berbagi Lewat Donor Darah
Pasutri Diduga Curi Tas di RS Bari Palembang
Rekonstruksi Begal yang Tewaskan Adinda Diperagakan dalam 10 Adegan, Keluarga Minta Pelaku DPO Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Berikan Layanan Prima Dinas Damkarmat dan 9 OPD Terbaik Diganjar Penghargaan, Oleh Walikota Kota Ratu 

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus

Berita Terbaru

Sumsel

Sekda Muba Ikuti Pra Ekspos Bersama BKN Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:32 WIB

Empat Lawang

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:10 WIB

Empat Lawang

Para Ibu adalah Benteng Utama Pencegahan Narkoba

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB