Pancasila Kawan Hidupku

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAMA  : Asyifa Ramli

NIM      : PO7131226052

Prodi   : D4-Gizi dan Dietetika

 

Pancasila Kawan Hidupku

 

Pancasila secara etimologis berasal dari kata “Panca” artinya lima dan “Syila” artinya batu sendi, alas atau dasar, maka jika digabungkan berarti berbatu sendi lima atau berdasar yang lima (Siti Nurjanah, 2017). Gagasan dasar negara pertama kali disampaikan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945 yang kemudian dikenal sebagai hari lahir Pancasila.

 

Setelah melalui tahap perumusan dan pembahasan lebih lanjut, akhirnya Pancasila disahkan secara resmi pada tanggal 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang termasuk dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (Wahyuni Putri A, dkk. 2025).

 

Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga negara Indonesia, dengan adanya Pancasila semua perilaku tidak dapat berlawanan dan sebagai warga negara Indonesia kita diwajibkan mentaati seluruh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Pancasila tidak hanya berperan sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman hidup bagi seluruh masyarakat Indonesia, Pancasila juga saling berkaitan dan memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan berikut kelima sila tersebut:

 

1. Sila Pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

 

Saya percaya bahwa setiap orang memiliki keyakinan yang harus dihormati. Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang saya anut, seperti berdoa sebelum memulai aktivitas, bersyukur atas rezeki yang diberikan, dan memohon petunjuk ketika menghadapi kesulitan. Selain itu, saya juga menghargai teman-teman yang memiliki agama atau kepercayaan yang berbeda. Saya tidak pernah membedakan mereka dalam berteman maupun bekerja sama. Menurut saya, saling menghormati adalah salah satu cara menjaga kerukunan sehingga lingkungan menjadi lebih damai dan nyaman.

 

2. Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha memperlakukan semua orang dengan sopan dan penuh rasa hormat. Misalnya, saya berbicara dengan bahasa yang baik kepada dosen, teman, maupun orang yang lebih tua. Saya juga berusaha membantu

teman yang sedang mengalami kesulitan, baik dalam belajar maupun kegiatan lainnya. Saya percaya bahwa setiap orang berhak diperlakukan dengan baik tanpa melihat latar belakang, suku, agama, ataupun kondisi ekonomi. Dengan memiliki rasa peduli dan saling menghargai, hubungan antarsesama akan menjadi lebih harmonis.

 

3. Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

 

Saya menyadari bahwa Indonesia memiliki banyak perbedaan budaya, bahasa, dan adat istiadat. Namun, perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan jika kita saling menghargai. Di lingkungan kampus, saya senang berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan asal daerah. Saat mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha bekerja sama dengan baik dan menghargai pendapat setiap anggota. Dengan menjaga rasa persatuan, pekerjaan menjadi lebih mudah dan tujuan bersama dapat tercapai.

 

4. Sila Keempat: Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

 

Saya menerapkan sila keempat dengan menghargai pendapat orang lain ketika berdiskusi. Dalam kerja kelompok, saya tidak memaksakan pendapat sendiri dan selalu berusaha mendengarkan masukan dari teman-teman. Jika ada perbedaan pendapat, saya lebih memilih menyelesaikannya melalui musyawarah hingga menemukan keputusan yang disepakati bersama. Dengan cara ini, semua anggota merasa dihargai dan suasana kerja menjadi lebih nyaman.

 

5. Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

 

Dalam kehidupan sehari-hari, saya berusaha bersikap adil kepada siapa pun. Misalnya, saat bekerja dalam kelompok, saya mengerjakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang telah dibagi dan tidak membebankan pekerjaan kepada orang lain. Saya juga belajar untuk tidak memilih teman berdasarkan status atau kemampuan. Menurut saya, setiap orang memiliki hak yang sama untuk dihargai dan diperlakukan dengan adil. Dengan menerapkan sikap adil, lingkungan sekitar akan menjadi lebih rukun dan saling mendukung.

 

Dari kelima sila Pancasila, saya belajar bahwa nilai-nilainya dapat diterapkan melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Saya berharap dapat terus mengamalkan nilai-nilai tersebut agar menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi orang lain, serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan sekitar.

 

Daftar Pustaka

 

Nurjanah, S. (2017). Internalisasi nilai-nilai Pancasila pada pelajar (Upaya mencegah aliran anti Pancasila di kalangan pelajar). El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 5(1), 93-106. Wahyuni, A. P., Ningsih, P. A., & Alvianty, T. (2025). SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA DAN PROSES PERUMUSANNYA MELALUI SIDANG BPUPKI DAN PPKI: SEJARAH LAHIRNYA PANCASILA DAN PROSES PERUMUSANNYA MELALUI SIDANG BPUPKI DAN PPKI. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(6), 92-100.

Berita Terkait

Astra Motor Sumsel Bekali Pelajar Lewat Kompetisi dan Bootcamp Cari Aman Academy 2026
Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi
Dua Terdakwa Korupsi Irigasi Divonis 4 Tahun, Uang Rp1,6 Miliar Wajib Dikembalikan
Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir
Muba Dapat Banpres Rp20 M, Fokus untuk Padamkan Api dan Lindungi Warga
Polsek Tebing Tinggi Polres Empat Lawang Laksanakan Patroli Karhutla dan Sambang Dialogis Karhutla

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Astra Motor Sumsel Bekali Pelajar Lewat Kompetisi dan Bootcamp Cari Aman Academy 2026

Senin, 21 September 2026 - 12:06 WIB

Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Senin, 21 September 2026 - 12:05 WIB

Dua Terdakwa Korupsi Irigasi Divonis 4 Tahun, Uang Rp1,6 Miliar Wajib Dikembalikan

Senin, 21 September 2026 - 12:03 WIB

Maling 17 Aki Mobil Golf, Tiga Pelaku Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Minggu, 20 September 2026 - 13:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir

Berita Terbaru

Foto korban membuat laporan polisi

Kota Palembang

Motornya Digelapkan Teman Sendiri Arief Lapor Polisi

Senin, 21 Sep 2026 - 12:06 WIB