Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Zahara Angelina Lestari
NIM : PO7133126049
Kelas : 1.A
Mata Kuliah : Pancasila

Dosen Pengampu: Wendy Anugrah Octavian, S.Pd., M.Pd.

Menjadi mahasiswa baru Program Studi D3 Sanitasi Poltekkes Kemenkes Palembang merupakan awal dari perjalanan baru dalam hidup saya. Berasal dari Desa Air Limau, Kabupaten Muara Enim, saya menyadari bahwa kuliah bukan hanya tentang memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membentuk karakter yang lebih baik. Oleh karena itu, saya berusaha menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, baik di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat.

Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa

Mengajarkan saya untuk selalu mengingat Tuhan dalam setiap langkah yang saya ambil. Sebelum memulai aktivitas, seperti berangkat kuliah, mengikuti ujian, atau mengerjakan tugas, saya selalu berusaha berdoa agar diberikan kemudahan dan hasil yang terbaik. Selain itu, saya juga menghormati teman-teman yang memiliki agama dan keyakinan yang berbeda.

Bentuk penghormatan yang saya lakukan misalnya tidak mengganggu teman yang sedang beribadah, menghargai waktu ibadah mereka, tidak memaksakan keyakinan saya kepada orang lain, serta tetap berteman tanpa membedakan agama. Menurut saya, sikap saling menghormati akan menciptakan lingkungan yang damai dan penuh toleransi.

Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Saya terapkan dengan memperlakukan semua orang secara baik tanpa membedakan suku, agama, maupun asal daerah. Saya selalu berusaha menggunakan bahasa yang sopan kepada dosen, teman, dan semua orang. Ketika ada teman yang belum memahami materi yang dijelaskan dosen, saya berusaha membantu menjelaskan kembali sesuai dengan kemampuan saya agar mereka lebih mudah memahami pelajaran. Saya juga berusaha mendengarkan ketika teman sedang bercerita atau membutuhkan dukungan. Bagi saya, sikap peduli, saling menghargai, dan saling membantu merupakan bentuk nyata dari nilai kemanusiaan.

Sila ketiga, Persatuan Indonesia

Mengajarkan saya pentingnya menjaga kebersamaan meskipun berasal dari daerah yang berbeda-beda. Di kampus saya bertemu dengan banyak teman yang memiliki logat, budaya, dan kebiasaan yang tidak sama. Namun, perbedaan tersebut tidak menjadi penghalang untuk berteman. Saya berusaha berbaur dengan semua teman, menghargai perbedaan pendapat, serta bekerja sama saat mengerjakan tugas kelompok. Saya percaya bahwa jika setiap orang saling menghargai dan menjaga kekompakan, suasana belajar akan menjadi lebih nyaman dan tujuan bersama akan lebih mudah tercapai.

Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

Saya terapkan ketika berdiskusi atau mengambil keputusan bersama. Saat mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha menyampaikan pendapat dengan sopan tanpa memaksakan kehendak. Saya juga mendengarkan pendapat teman hingga selesai sebelum memberikan tanggapan. Apabila hasil musyawarah berbeda dengan pendapat saya, saya tetap menghormati keputusan bersama dan ikut bertanggung jawab menjalankannya. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa musyawarah bukan tentang siapa yang paling benar, tetapi bagaimana mencari solusi yang terbaik untuk semua.

Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Mengajarkan saya untuk bersikap adil, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Saya berusaha mengerjakan tugas dengan kemampuan sendiri tanpa mencontek serta menghargai hasil kerja orang lain. Dalam tugas kelompok, saya berusaha membagi pekerjaan secara adil agar setiap anggota memiliki tanggung jawab yang sama. Saya juga tidak memilih-milih teman ketika diminta bekerja sama dan bersedia membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan tanpa mengharapkan balasan. Menurut saya, keadilan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan setiap hari.

Melalui penerapan kelima sila Pancasila tersebut, saya berharap dapat menjadi pribadi yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga berkarakter baik, bertanggung jawab, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Saya yakin bahwa nilai-nilai Pancasila akan menjadi bekal penting bagi saya sebagai mahasiswa maupun sebagai tenaga kesehatan lingkungan di masa depan.

Berita Terkait

Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan
Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Perkuat Sinergi dengan Pengembang Perumahan, Perluas Akses Pembiayaan KPR FLPP dan KSG di OKU Selatan
Luncurkan Ekosistem GSMP–MBG, Sumsel Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Seluruh Fraksi DPRD Empat Lawang Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Sensus Ekonomi Sumsel Capai 81,87 Persen, BPS Kebut Rampung Sebelum Akhir Agustus
Sidak Dapur MBG Palembang, BPOM Temukan IPAL Terbuka dan Minta Segera Ditutup
Sinergi Antar Daerah, Bupati Muba Hadiri Kegiatan APKASI 
Kapolrestabes Palembang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Beruntun Ditanggung

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:38 WIB

Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:34 WIB

Bank Sumsel Babel Cabang Muaradua Perkuat Sinergi dengan Pengembang Perumahan, Perluas Akses Pembiayaan KPR FLPP dan KSG di OKU Selatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:33 WIB

Luncurkan Ekosistem GSMP–MBG, Sumsel Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Kendalikan Inflasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:11 WIB

Sensus Ekonomi Sumsel Capai 81,87 Persen, BPS Kebut Rampung Sebelum Akhir Agustus

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya

Sabtu, 1 Agu 2026 - 12:21 WIB