Siaga Konflik Timur Tengah, BP3MI Sumsel Perketat Perlindungan Pekerja Migran

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID  – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang menyeret Israel membuat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meningkatkan kesiapsiagaan untuk melindungi pekerja migran asal daerah tersebut.

Meski hingga kini tidak ada PMI Sumsel yang tercatat bekerja di Iran, Israel, maupun Amerika Serikat, BP3MI Sumsel memastikan langkah antisipatif tetap dijalankan untuk menghadapi kemungkinan eskalasi konflik.

Berdasarkan data BP3MI Sumsel pada 2024-2025, sebanyak 16 PMI asal Sumsel bekerja di beberapa negara Timur Tengah, seperti Kuwait, Arab Saudi, Abu Dhabi, Dubai, dan Oman.

Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, menekankan pentingnya pemantauan intensif agar keselamatan para PMI tetap terjaga.

“Jika terjadi eskalasi perang di kawasan Timur Tengah, kami siap memfasilitasi jalur evakuasi bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri. Keselamatan PMI menjadi prioritas utama kami,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Selain evakuasi, BP3MI Sumsel mengimbau keluarga PMI di kawasan terdampak agar segera melapor ke pihak berwenang. Pendataan ini penting untuk percepatan koordinasi dan tindakan jika situasi keamanan memburuk.

Langkah kesiapsiagaan BP3MI Sumsel juga mencakup penguatan komunikasi dengan perwakilan RI di luar negeri, memastikan jalur informasi dan bantuan selalu terbuka bagi PMI asal Sumsel.

“Kami menekankan, keselamatan PMI tidak bisa ditawar. Antisipasi dini adalah kunci agar mereka tetap terlindungi meski terjadi konflik di negara tempat mereka bekerja,” tandasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Lakukan Curas MM Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU II, Palembang
Dianiaya Suami Sirih IRT Lapor Polisi
Polda Sumsel Dalami Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura, Polisi Tegaskan Penanganan Objektif dan Transparan
Sidang Kasus Penipuan, Terdakwa Akui Rp700 Juta Dana Kredit Dipakai untuk Modal Nyaleg
Muka Air Rawa Menurun, Sumsel Genjot Produksi Padi Targetkan 4 Juta Ton GKG pada 2026
Hakim Tegaskan Saksi yang Pernah Ikuti Sidang Harus Diberitahukan, Tergugat Keberatan atas Kesaksian Dwi Handayani
Ciptakan Kepedulian, Hadirkan Harapan, Astra Motor Sumsel Gelar Donor Darah HUT ke-56
Kejari Palembang Periksa 51 Saksi, Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Terus Didalami
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:01 WIB

Lakukan Curas MM Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU II, Palembang

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dianiaya Suami Sirih IRT Lapor Polisi

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:58 WIB

Polda Sumsel Dalami Dugaan Pelecehan Pasien ICU RSUD Martapura, Polisi Tegaskan Penanganan Objektif dan Transparan

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:57 WIB

Sidang Kasus Penipuan, Terdakwa Akui Rp700 Juta Dana Kredit Dipakai untuk Modal Nyaleg

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:48 WIB

Hakim Tegaskan Saksi yang Pernah Ikuti Sidang Harus Diberitahukan, Tergugat Keberatan atas Kesaksian Dwi Handayani

Berita Terbaru

Kota Palembang

Lakukan Curas MM Ditangkap Anggota Reskrim Polsek SU II, Palembang

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:01 WIB

Dianiaya Suami Sirih IRT Lapor Polisi

Kota Palembang

Dianiaya Suami Sirih IRT Lapor Polisi

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB