SUARAPUBLIK.ID, Baturaja, Humas Rubaraja – Gelak tawa dan sorak sorai riuh bergemuruh di balik tembok Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja. Suasana hangat ini mewarnai kemeriahan perlombaan tradisional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, yang diikuti oleh ratusan warga binaan. (19/8/2026)
Berbagai perlombaan khas Kemerdekaan sukses memecah kekakuan dan menghadirkan gelak tawa, di antaranya Tarik Sarung, Lomba yang menguji kekuatan fisik sekaligus kelincahan ini menjadi ajang yang paling mengocok perut. Para peserta harus saling tarik-menarik dengan sarung yang terikat di pinggang untuk menggapai sasaran di depan mereka. Lari Kelereng Membutuhkan fokus dan ketenangan ekstra, para warga binaan harus menjaga keseimbangan kelereng di atas sendok hingga garis finis tanpa boleh terjatuh. Makan Kerupuk Perlombaan klasik yang selalu dinanti. Dengan tangan terikat di belakang, para peserta berlomba menghabiskan kerupuk yang digantung tinggi dengan penuh antusiasme.
Puncak acara ditutup dengan momen pembagian hadiah kepada para pemenang yang diserahkan langsung oleh pihak Rutan Baturaja. Sorak tepuk tangan penonton mengiringi setiap nama yang dipanggil ke atas panggung.
Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady menyampaikan bahwa agenda tahunan ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan wadah untuk merekatkan kebersamaan, memupuk rasa nasionalisme, serta mengikis kejenuhan para warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui gelora Semarak Kemerdekaan ini, semangat pembinaan berlandaskan rasa kekeluargaan dan keceriaan tetap menyala terang di dalam rutan.

















