Pertamina Siagakan Pasokan Avtur untuk Jaga Konektivitas Udara Labuan Bajo

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, SUARAPUBLIK.ID – Di tengah proses pemulihan pascagempa M 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pertamina Patra Niaga menyiagakan pasokan avtur untuk mendukung operasional penerbangan di Bandara Komodo Labuan Bajo.

 

Gempa turut berdampak pada jalur distribusi avtur menuju Aviation Fuel Terminal Komodo Labuan Bajo, baik dari jalur utama Fuel Terminal Reo maupun jalur alternatif dari Fuel Terminal Ende. Untuk menjaga kontinuitas pasokan, Pertamina Patra Niaga segera menjalankan pola penyaluran darurat atau emergency supply dari Integrated Terminal Bima. Pengiriman dari Bima ke Labuan bajo menggunakan mobil tanki/bridger Avtur melalui jalur laut, sehingga memakan waktu lebih lama dari kondisi normal.

 

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan energi penerbangan tetap terlayani di tengah kondisi jalur distribusi yang belum sepenuhnya pulih. Berbagai skema pasokan alternatif disiapkan untuk menjaga konektivitas udara.

 

“Dalam situasi pascabencana, konektivitas udara sangat mendukung pergerakan bantuan, personel kemanusiaan, pencarian dan pertolongan, penanggulangan bencana, serta penerbangan komersial. Untuk itu, kami segera menyiapkan pola suplai alternatif agar layanan avtur di Labuan Bajo tetap berjalan selama jalur pasokan utama dalam proses pemulihan,” jelas Kitty.

 

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat sinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) untuk mengantisipasi kebutuhan avtur penerbangan menuju Labuan Bajo. Pasokan dioptimalkan melalui penambahan volume pengisian avtur di bandara keberangkatan serta pemanfaatan bandara alternatif di Lombok, Kupang, dan Denpasar sesuai kebutuhan operasional.

 

“Sinergi dengan berbagai pihak terus kami perkuat selama masa pemulihan ini. Pengaturan kebutuhan avtur kami lakukan secara cermat dengan kondisi operasional penerbangan, termasuk mengoptimalkan pengisian dari bandara keberangkatan maupun bandara alternatif,” tambahnya.

 

Pertamina Patra Niaga terus memantau pasokan dan stok avtur di Labuan Bajo serta bandara di sekitarnya. Pengaturan ini akan terus disesuaikan selama masa pemulihan, agar kebutuhan penerbangan tetap dapat terlayani hingga jalur distribusi menuju Bandara Komodo Labuan Bajo kembali normal.

Editor : Jaks

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Pertamina Siagakan Pasokan Avtur untuk Jaga Konektivitas Udara Labuan Bajo

Berita Terbaru