Sekolah Turut Prihatin Atas Hilangnya Rafael Aditya, Siswa Kelas 5 yang Tak Kunjung Pulang Sejak 21 Agustus

- Redaksi

Jumat, 20 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, OKU SELATAN – Pihak Madrasah Roudlotus Solihin, tempat Rafael Aditya menempuh pendidikan, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas hilangnya siswa kelas 5 tersebut yang dilaporkan tidak kembali ke rumah sejak 21 Agustus 2024. Rafael, yang tinggal di Desa Penantian, Kecamatan Banding Agung, meninggalkan rumah pada pukul 19.00 WIB dengan alasan ingin membeli jajanan. Hingga kini, keberadaannya masih menjadi misteri, sementara sepeda yang ia gunakan ditemukan di depan rumah tetangganya tanpa ada jejak dirinya.

Kepala Sekolah Madrasah Roudlotus Solihin, Sangkut Mariana, mengungkapkan keterkejutannya atas hilangnya Rafael, yang selama ini dikenal sebagai siswa yang baik dan disiplin. “Kami semua sangat kaget dan khawatir. Rafael adalah anak yang rajin, pendiam, dan tidak pernah terlibat dalam masalah di sekolah. Kehilangannya telah meninggalkan kekosongan mendalam di hati kami semua,” ujar Sangkut Mariana saat diwawancarai pada Kamis (19/09/2024).

Lebih lanjut, Sangkut menjelaskan bahwa meskipun Rafael terkesan pendiam, dia merupakan salah satu murid yang sangat menonjol dalam hal kedisiplinan dan keaktifan dalam kegiatan sekolah. “Dia selalu hadir tepat waktu, dan tak pernah melewatkan tugas sekolahnya,”terang nya.

Wali kelas Rafael, Halimah Tusaidah, juga mengenang sosok Rafael sebagai anak yang berperilaku baik dan memiliki hubungan yang dekat dengan teman-temannya. “Rafael selalu ceria saat bersama teman-teman, meski dia anak yang tidak banyak bicara. Kehilangannya ini membuat kami semua sangat cemas. Setiap hari saya berharap ada kabar baik bahwa dia telah ditemukan dengan selamat,” ucap Halimah, penuh harap.

Tak hanya menyampaikan keprihatinan, pihak sekolah juga telah mengambil langkah konkret untuk membantu proses pencarian Rafael. Mereka mengajak seluruh komunitas sekolah, baik guru, siswa, maupun orang tua, untuk turut serta menyebarkan informasi mengenai hilangnya Rafael. “Kami berharap informasi ini dapat menjangkau lebih banyak orang, sehingga siapa pun yang memiliki informasi terkait keberadaan Rafael dapat segera melapor kepada pihak berwenang,” jelas Kepala Sekolah.

Selain itu, Madrasah Roudlotus Solihin juga berencana mengadakan doa bersama dalam waktu dekat sebagai wujud solidaritas dan harapan agar Rafael segera ditemukan dalam keadaan selamat. “Ini adalah ujian berat bagi kami semua. Kami hanya bisa berdoa dan terus berharap yang terbaik bagi Rafael dan keluarganya,” tutup Sangkut Mariana.

Hilangnya Rafael Aditya menjadi perbincangan luas di kalangan masyarakat OKU Selatan. Upaya pencarian terus dilakukan oleh keluarga, warga, dan pihak berwenang, namun hingga kini belum ada petunjuk yang jelas mengenai keberadaan anak tersebut.

Berita Terkait

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan
4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian
Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah
Truk Bermuatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Sempat Bikin Macet
Tiba di RS Bhayangkara, Korban Selamat Bus ALS Segera Jalani Perawatan Intensif
Diduga Terjadi Korsleting Listrik Lapak Di Pasar 16 Ilir Hangus Terbakar 

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:01 WIB

Polres OKU Selatan Bergerak Cepat, Dua Pelaku Pencurian Kabel Tower Telekomunikasi Berhasil Diamankan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:54 WIB

Mayat Pria yang Hilang di Sungai Lematang Akhirnya Ditemukan Setelah 2 Pekan Pencarian

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Diduga Depresi, IRT di Sukarami Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Rumah

Berita Terbaru

101 Pekebun Sawit OKI yang mengikuti pelatihan implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Hotel Aryaduta Palembang, Selasa (9/6/2026). Foto: istimewa

Kota Palembang

BPDP dan ISKOL Latih 101 Pekebun Sawit OKI Terapkan Standar ISPO

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:36 WIB