Sekda Soroti Rendahnya Koordinasi OPD dalam Gerakan Lingkungan Bersih

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Dr Drs H Edward Candra MH, menyoroti pentingnya konsistensi dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Peninjauan langsung yang dilakukan Sekda di sejumlah OPD menunjukkan antusiasme pelaksanaan kegiatan kebersihan, namun masih diperlukan penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar gerakan ini tidak bersifat seremonial semata.

Edward Candra menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI harus menjadi budaya kerja yang melekat di seluruh instansi pemerintahan, bukan hanya kegiatan rutin tanpa evaluasi. Ia meminta setiap OPD memastikan kebersihan lingkungan kantor dan ruang publik dilakukan secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini tidak boleh hanya simbolis. Harus ada tanggung jawab kolektif untuk menjaga lingkungan kerja yang sehat dan tertata,” ujarnya.

Menurut Sekda, kebersihan dan penataan lingkungan kantor menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan publik. Lingkungan kerja yang bersih dinilai dapat meningkatkan produktivitas aparatur dan kenyamanan masyarakat yang datang mengurus pelayanan.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri difokuskan pada gotong royong massal, penataan ruang kerja, serta pengelolaan fasilitas publik agar lebih aman dan nyaman. Seluruh OPD diminta melaksanakan kegiatan kebersihan secara serentak dan terjadwal.

Pemerintah Provinsi Sumsel berharap gerakan ini tidak hanya berdampak di lingkungan perkantoran, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat dan pemerintah daerah lain dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.

Ke depan, Pemprov Sumsel berencana memperkuat monitoring dan evaluasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas tata kelola lingkungan.

Penulis : Jaks

Editor : Jaks

Berita Terkait

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi
Jelang Iduladha Pemprov Sumsel Minta Warga Tak Panic Buying
Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia
Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan
Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib
Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati
Jangan Asal Salahkan Gubernur, DPRD Sumsel Ungkap Fakta Kewenangan Jalan Rusak di Sumsel
86 Solution Ikut Sukseskan Konser Spektakuler Slank di Palembang

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:53 WIB

Dinkes Sebut Sumsel jadi Wilayah Tertinggi Kedua Kasus Bibir Sumbing di Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Musprov Inkindo Sumsel Dibuka, Cik Ujang Dorong Transformasi dan Profesionalisme Konsultan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:08 WIB

Konser HS di Palembang Pecah, Polisi Sebut Paling Aman dan Tertib

Senin, 25 Mei 2026 - 17:03 WIB

Wakajati Sumsel Lantik 11 Pejabat Baru, Rotasi Jabatan untuk Perkuat Kinerja Kejati

Berita Terbaru

Dua penderita bibir sumbing yang akan dioperasi di RSKGM Palembang. Foto: Tia

Kota Palembang

Dinkes Sumsel Perketat Pengawasan Kasus Celah Bibir pada Bayi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:56 WIB