SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Tidak terima anaknya yakni Bayu Saputra (17), menjadi korban korban pembacokan, membuat Mustika (57), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Minggu (31/8/2025).
Maksud kedatangan warga Lorong Kedukan Bukit II Kecamatan IB II Palembang ini, hendak melaporkan kejadian yang dialami anaknya pada Sabtu (20/8/2025), sekitar pukul 02.00 WIB, di Jalan Pangeran Sido Ing, Lorong Kedukan Bukit II, Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang.
Kepada petugas piket pengaduan, Mustika menutukan, seperti keterangan anaknya, peristiwa pembacokan yang dialami Bayu terjadi berawal saat dia bersama 7 temannya sedang bermain bola di TKP (tempat kejadian perkara), malam-malam.
“Dari keterangan anak saya, saat itu anak saya ini sedang main bola bersama teman-temanya berjumlah 7 orang di TKP, malam kejadian,” katanya kepada petugas.
Lalu, sedang asik Masin bola, tiba-tiba datang sekomplok anak anak muda yang menyerang dengan membabi buta. “Tiba-tiba datang sekelompok orang dengan mengunakan celurit menyerang anak saya, dan teman-temannya,” katanya.
Akibat peristiwa ini, korban Bayu mengalami luka bacok di kepala sebanyak 6 jahitan, luka robek di lengan kanan, mengenai jari telunjuk dan jempol. “Saya berharap atas laporan saya Terlapor ditangkap,” harapnya.
Sementara, KA SPK Polrestabes Palembang Ipda Erwin membenarkan adanya laporan korban terkait laporan perlindungan anak. “Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti segera oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang,” tuturnya. (ANA)

















