SD 196 Kembali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 20 Juta

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak sekolah membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

Pihak sekolah membuat laporan Polisi. (Photo: Kiki Nardance)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pelaku pencurian kembali beraksi dan menyasar ke sekolah SD Negeri 196 Palembang. Aksi ini pun, diketahui sudah 3 kali terjadi, bahkan oleh pihak sekolah SDN 196 sudah dilaporkan ke Polsek Kertapati dan Polrestabaes Palembang, namun hingga kini pelaku belum berhasil ditangkap.

Tak terima SDN 196 kembali disatroni maling, membuat perwakilan pihak sekolah Guru yakni Refa Nia Wahyuni (38), kembali melaporkan peristiwa pencurian dengan pemberatan ini ke Polrestabes Palembang, Senin (12/1/2026).

Kepada petugas piket pengaduan, warga jalan Salmah Kecamatan IT II, Palembang ini menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu/ Minggu tertanggal 10-11 Januari 2026, di Jalan Ki Kemas Rindo Lorong Sepupu tepatnya SDN 196 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang.

Kepada petugas Refa menuturkan peristiwa ini diketahuinya saat ia datang ke sekolah dan mengetahui kalau barang barang di sekolah sudah dalam kondisi berantakan. “Awalnya pak kami datang sekolah melihat kondisi sudah berantakan,” ungkapnya.

Lalu, dilakukan pengecekan ternyata benar ada terali jendela yang sudah dirusak. Dan barang barang telah hilang dicuri terlapor (Lidik).

“Kami cek, ada terali jendela sudah dirusak. Pencurian ini juga bukan kali pertamanya terjadi di SDN 196. Terhitung sudah 3 kali dan sudah dilaporkan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa ini seragam Pramuka sebanyak 55 set, 1 set meja besi guru, 2 set kursi guru, alat peraga olahraga seperti bola kaki, bola futsal, shullte cock, alat tulis kantor, alat alat kebersihan, alat musik Hadroh, seng bekas sebanyak 150 buah raib, dengan total kerugian Rp 20 juta.

“Kami berharap atas laporan ini pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara, KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan korban.

“Benar laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk dilakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Kapolsek Kertapati Palembang AKP Angga Kurniawan ketika dikonfirmasi terkait laporan korban, segera akan ditindaklanjuti.

“Kami sudah menerima laporan tersebut. Hingga kini pelaku masih dalam penyelidikan petugas satreskrim Polsek Kertapati,” katanya. (ANA)

Berita Terkait

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri
Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap
Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta
Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan
Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan
Dua Residivis Curas di Palembang Diringkus Unit Pidum, Ngaku Sudah 10 Kali Beraksi
Dua Kurir Jaringan Malaysia Ditangkap, 16,9 Kilogram Sabu Dimusnahkan di Palembang
Tiga Handphone Siswa Hilang Saat Yasinan, Orang Tua Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:23 WIB

Gembok Warung Dirusak, 10 Tabung Gas 3 Kg Raib Digondol Pencuri

Jumat, 24 April 2026 - 15:46 WIB

Polda Sumsel Bongkar Gudang Pengoplosan BBM Ilegal di Baturaja, Dua Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Direktur BUMDes di OKI Dilaporkan ke Polisi, Diduga Jalankan Praktik Rentenir hingga Tagih Rp550 Juta

Kamis, 23 April 2026 - 15:59 WIB

Dipukul Tetangga Sendiri, Buruh Harian di Palembang Jadi Korban Penganiayaan

Kamis, 23 April 2026 - 15:51 WIB

Polisi Bekuk Remaja Pelaku Penganiayaan Maut di Kebun Kopi OKU Selatan

Berita Terbaru