Satu Kalimat Caci Maki Bernada Ancaman yang Membuat Hernanda Tikam Istrinya hingga Tewas

- Redaksi

Jumat, 30 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Team Elang Satreskrim Polres Empat Lawang meringkus Hernanda Aditya (34), pria yang membunuh istrinya Reika Novitasari (28). Korban tewas secara mengenaskan di tangan suaminya itu, dengan kondisi usus terburai.

Hernanda diamankan Polres Empat Lawang di tempat persembunyiannya di Kompleks Perumahan Sevilla, Jalan Rambutan 3, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Provinsi Riau. Pelaku ditangkap pada Selasa pagi, 27 Juni 2023, sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kebun Sawit di Desa Talang Padang, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang. Jasad korban ditemukan pada Sabtu malam, 29 April 2023, sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan pengakuan tersangka, dia nekat menghabisi nyawa istrinya lantaran merasa sakit hati. Selain sering di caci maki, korban juga mengancam ingin meninggalkan suaminya dan memilih untuk menikah dengan pria lain.

“Tersangka dan istrinya ini berkebun. Namun saat di kebun, tersangka ini justru banyak istirahatnya dari pada bekerja,” kata Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP Tohirin, Jumat (30/6/2023).

Merasa kesal dengan suaminya, korban lantas melontarkan caci maki. Namun satu kata yang lebih menyakitkan bagi tersangka, korban mengancam ingin mencari lelaki lain.

“Dicaci maki istrinya, kalau suaminya tidak mau bantu, korban akan cari lanang (pria) lain. Tersangka lalu naik pitam, cabut pisau, lalu tusuk dada dan perut istrinya,” jelas Tohirin.

Menurut Tohirin, sejauh ini tidak ada motif lain selain sakit hati tersebut. “Saat dalam pemeriksaan pelaku mengakui bahwa tidak ada motif lain. Untuk tes kejiwaan, pelaku ini dalam kondisi normal,” ujar Kasat. (ANA)

Berita Terkait

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya
Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan
Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi
Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan
Heboh Motor Hilang di RS Bhayangkara Palembang, Rekaman CCTV Perlihatkan Pria Berhelm Keluar Bawa Motor
Bupati Empat Lawang Tegaskan Larangan KKN, Jual Beli Proyek dan Jabatan
Ajun Minta Maaf, Kuasa Hukum Berharap Restorative Justice Dikabulkan Polisi
Operasi Patuh Musi 2026 di Palembang Ditunda

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:12 WIB

Warga Indramayu Diringkus Polisi Gegara Gelapkan Sepeda Motor Milik Pacarnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp 2,2 Miliar, 37 Tersangka Diamankan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kalung Emas Putih Raib Dijambret, Yuyun Menangis Saat Melapor ke Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Remaja Putri 16 Tahun di Palembang Diduga Jadi Korban Penganiayaan Saat Bekerja di Rumah Makan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:03 WIB

Heboh Motor Hilang di RS Bhayangkara Palembang, Rekaman CCTV Perlihatkan Pria Berhelm Keluar Bawa Motor

Berita Terbaru

Plt Bupati Muara Enim, Sumarni saat diwawancarai usai penyerahan SK tugas di Griya Agung Palembang, Rabu (10/6/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Gantikan Bupati, Sumarni Pastikan Seluruh Proyek 2026 Tetap Jalan

Rabu, 10 Jun 2026 - 20:21 WIB