SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal kembali menunjukkan hasil. Seorang putra daerah asal Kecamatan Sungai Lilin, Yuri Andrian, resmi bergabung sebagai tenaga keamanan (Security) di PT Pertamina Training and Consulting (PT PTC) dengan penempatan di Simpang Tungkal sejak 14 Juli 2026.
Keberhasilan Yuri menjadi salah satu bukti nyata efektivitas sinergi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba dengan dunia industri dalam memprioritaskan tenaga kerja ber-KTP Musi Banyuasin melalui proses rekrutmen yang terbuka dan kompetitif.
Dalam proses seleksi tersebut, Yuri berhasil memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan perusahaan, mulai dari kepemilikan sertifikat Gada Pratama, Kartu Pencari Kerja (AK.1), hingga lulus tahapan tes fisik dan kesehatan. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia asal Muba memiliki kualitas dan daya saing untuk bekerja di sektor industri nasional.
Yuri mengaku bersyukur atas kesempatan yang diperolehnya dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang terus membuka peluang kerja bagi putra-putri daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet, Bapak Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen, serta Bapak Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga atas program penyerapan tenaga kerja yang benar-benar nyata ini. Berkat komitmen beliau-beliau dalam membuka ruang bagi putra daerah, saya bisa berdiri di sini dan resmi bekerja di PT Pertamina Training and Consulting,” ujar Yuri.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga, A.P., menegaskan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai perusahaan agar semakin banyak tenaga kerja lokal yang terserap.
“Kami ingin memastikan setiap investasi dan aktivitas industri di Musi Banyuasin memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. Kerja sama seperti yang terjalin dengan PT Pertamina Training and Consulting akan terus diperkuat sehingga semakin banyak generasi muda Muba memperoleh kesempatan bekerja secara profesional,” tegas Herryandi.
Menurutnya, kebijakan memprioritaskan pekerja ber-KTP Muba merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Musi Banyuasin dalam menciptakan lapangan kerja, memberdayakan potensi lokal, dan mewujudkan visi Muba Maju Lebih Cepat melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha.
Penulis : Yun
Editor : Jaks

















