Satres Narkoba Lahat Temukan Ladang Ganja

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LADANG : Personil Satres Narkoba Polres Lahat tengah berada di lokasi Ladang Ganja di wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Selasa (7/9)

LADANG : Personil Satres Narkoba Polres Lahat tengah berada di lokasi Ladang Ganja di wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Selasa (7/9)

SUARAPUBLIK,Lahat – Personil Satres Narkoba Polres Lahat berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Pumu lebih tepatnya di Talang Sungai Dataran Desa Gunung Ayu.

Berdasarkan data yang berhasil dhimpun, sedikitnya 51 batang narkotika jenis ganja dengan tinggi sekitar 1 (satu) meter berhasil ditemukan oleh Personil Satres Narkoba, dimana lokasi tersebut berada dekat dengan perkebunan Kopi.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya menyamarkan tanaman masuk kategori narkoba ini, di bawah tanaman kopi. Sehingga tidak terlalu mencolok, apalagi lokasinya sangat jauh dari keramaian.

Kendati demikian, kasus ini masih terus diselidiki oleh Polres Lahat mengingat pemilik tanaman ganja tersebut sampai saat ini belum diketahui. Personil Polres Lahat turun kelokasi pada Minggu (5/9) sekitar pukul 06.00 Wib.

Namun penemuan ladang ganja ini sudah membuat heboh kalangan masyarakat di Kecamatan Tanjung Sakti bahkan sempat beredar di Media Sosial (Medsos).

Manto (38) salah satu warga Tanjung Sakti Pumu mengakui dirinya mengetahui penemuan ladang ganja tersebut dari medsos milik rekannya di salah satu Grup medsos.

“Kebetulan teman saya itu pulang dari kebun melihat anggota Buser yang tengah membawa ganja yang dibungkus karung,” katanya.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kasi Humas Iptu Sugianto didampingi Kasubsi Penmas Aiptu Liespono saat dikonfirmasi, Selasa (7/9) membenarkan Satres Narkoba Polres Lahat mengungkap ladang ganja. Kendati demikian dikatakan Liespono, sampai saat ini masih terus dilakukan pengembangan oleh personil dilapangan.

“Masih dalam pengembangan,” kata Liespono.(sm)

Berita Terkait

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar
Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi
Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV
Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung
Hendak Transaksi 95 Gram Sabu, Pasutri di Palembang Digulung Polisi, Kini Divonis 10 Tahun
Pria 45 Tahun Diamankan Usai Petani Tewas di Lapak Sawit Aur Duri
Sidang Smartboard-Chromebook: Ahli KPK Ungkap Suap Bisa Lewat WhatsApp dan Kode Rahasia

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Bongkar Fee 20 Persen Proyek Smartboard: Rp13 Miliar Mengalir ke Abi, PT MSA Cuma Dapat Rp1 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Korupsi BTN e-Batara Pos Rp4,67 Miliar, Eks Kepala Kantor Pos Air Sugihan Dituntut 8,5 Tahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Motor Indah Dicuri Mantan Pacar, Aksinya Terekam CCTV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Tak Diberi Uang Beli Sabu, Anak Aniaya dan Ludahi Ibu Kandung

Berita Terbaru