Sambut Ramadhan, Warga Pulau Beringin Lakukan Tradisi Bekarang

- Redaksi

Kamis, 31 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, Lahat – Berbagai cara dilakukan umat muslim dalam menyambut datangnya Ramadan. Warga di Desa Pulau beringin, Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat, menyambut bulan puasa dengan acara Bekarang (menangkap Ikan ramai-ramai, red).

 

Kepala Desa (Kades) Pulau Beringin, Canip mengatakan, tradisi Bekarang sekaligus kampanye mengajak masyarakat untuk menangkap ikan dengan cara yang benar dan tidak merusak habitat di sungai.

 

“Meski bekarang ini cara tradisional tapi kita sudah berperan menjaga habitat sungai. Intinya menangkap ikan meski dengan cara tradisional maupun modern yang penting tidak merusak ekosistem. Semua warga Pulau beringin di libatkan. Alhamdulillah antusias warga sangat tinggi,”paparnya, Kamis (31/3/2022).

 

Senada, Ketua Panitia Lubuk Larangan, Suin menuturkan, bekarang bersama dilakukan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan.

 

Menurutnya, tradisi bekarang ikan bersama di desa masih melekat hingga sekarang ini, setiap tahun warga melakukan bekarang ikan.

 

“Selain warga para pemangku kepentingan di Desa pulau beringin juga ikut Bekarang Ikan Bersama, ini bentuk kebersamaan silaturahmi warga desa,” ungkap Ketua Panitia.

 

Selain itu Iin salah satu masyarakat Desa pulau beringin menuturkan, bahwa bekarang ikan bersama sudah menjadi tradisi di setiap lapisan masyarakat khusunya di Kikim area dan dilaksanakan pada setiap tahunnya.

 

“Tradisi dan budaya Bekarang Ikan Besama ini tetap kita pertahankan dan dilestarikan, kegiatan ini bernuansa silaturahmi dan kebersamaan masyarakat yang sangat positif,” pungkasnya.

 

Terpisah, Camat Kikim Selatan Hermansyah HB SE mengaku, bersyukur warga di Kecamatan Kikim Selatan masih terus melestarikan budaya berkarang.

 

“Penduduk disini masih menunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan, yang ditinggal para leluhur, hingga sekarang tetap dijaga kelestariannya,” terangnya.

 

Dirinya menilai, Lubuk Larangan yang ada di desa-desa, selain tradisi di desa juga menjaga kondisi sungai dari ekosistem alam.

 

“Keberadaan Lubuk Larang sendiri sangat dirasakan yang paling utama kondisi sungai yang masih bagus dan bersih,” kata Hermansyah.

 

Hermansyah menerangkan, berkarang yang dilakukan sangatlah tepat, dimana menjelang perayaan atau hari besar keagamaan.

 

“Saya pesan jaga dan pelihara sungai kita,” pesannya.

Berita Terkait

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat
Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing
Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157
DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah
Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron
PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:28 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:44 WIB

DPRD Lahat Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-157, Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembangunan Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51 WIB

Begal Motor Pelajar di Muara Payang Diringkus Tim Gabungan, Satu Pelaku Masih Buron

Berita Terbaru

Sumsel

Pemkab Muba Terima LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:19 WIB