SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Seperti tidak ada habisnya, aksi pelaku curanmor terus terjadi. Kali ini dialami korban Desi Ariani (44), warga Jalan Bungaran V No. 425 Kecamatan Jakabaring, Palembang. Meski sudah ada CCTV, pelaku pun tak takut-takut beraksi.
Tak terima motor kesayangannya sudah hilang dicuri, membuat Desi pun mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa curanmor yang dialaminya, Rabu (25/10/2023).
Kepada petugas, Desi menuturkan peristiwa itu terjadi pada dini hari tadi, sekitar pukul 03.00 WIB, di rumahnya. Berawal saat dirinya memarkirkan motor seperti biasa dengan terkunci stang.
Lalu seperti biasa, ia tidur di lantai 2 rumah. Kemudian dirinya pun terbangun tidur dan turun ke bawah sekitar pukul 04.30 WIB. Betapa paniknya ia melihat keadaan rumah sudah berantakan dan ada bercak darah telapak kaki orang.
“Kalau parkir motor seperti biasa, saya kunci stang. Lalu saya tidur di atas lantai 2. Nah saat bangun tidur saya cek ternyata rumah sudah berantakan. Dan ada bercak darah kaki orang,” katanya, kepada petugas.
Ketika mengetahui hal itu, ditambahkannya, membuat ia pun panik langsung memeriksa seisi rumah. Ternyata benar saja rumahnya sudah di masukin maling. “Selain motor, pelaku ini juga mencuri helm. Nah saat melakukan aksinya pelaku merusak gembok yang ada,” katanya.
Atas peristiwa ini korban harus kehilangan motornya 1 unit Motor Honda Blade 125 BG-6008-AAW Warna Orange Hitam Tahun 2015.
“Saya berharap atas laporan saya pelaku ditangkap dan motor saya bisa kembali,” katanya.
Sementara, laporan korban sudah diterima oleh petugas piket SPKT Poltestabes, Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh petugas reskrim Polrestabes Palembang, guna dilakukan penyelidikan. (ANA)


















