RPJPD Pemkot Fokus Pertumbuhan ekonomi, pengangguran hingga kemiskinan.

- Redaksi

Selasa, 12 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Pemerintah Kota Palembang bersama stakeholder terkait membahas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, di ruang Parameswara Kantor Walikota Palembang, Selasa (12/12/2023).

Selain visi misi Palembang Musi 2045, Pemkot Palembang juga membahas soal pertumbuhan ekonomi, pengangguran hingga kemiskinan.

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi mengatakan, RPJPD 2025-2045 harus dilakukan karena RPJPD berakhir di 2025.

“Maka RPJPD periode berikutnya harus disusun yang akan menjadi acuan untuk RPJMD 5 tahun ke depan. Ini juga akan jadi acuan kepala daerah yang akan menyampaikan visi misinya nanti,” katanya.

Harrey Hadi mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian pembangunan Makro kota Palembang selama 20 tahun ini menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi menurun.

“Pada tahun 2005 pertumbuhan ekonomi sebesar 7,06 persen menjadi 5,25 persen di tahun 2022,” katanya.

Pertumbuhan ekonomi yang mengalami penurunan ini menjadi tantangan Kota Palembang kedepannya.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi menurun juga bukan patokan bahwa kemiskinan bertambah, dan pengangguran bertambah.

“RPJPD kita sampai 2025 berada di angka 90,39 persen secara umum capaian RPJPD sudah bagus,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ir. Gunawan, MTP mengatakan, forum konsultasi publik rancangan awal RPJPD ini untuk menyatukan ide bagi pembangunan Kota Palembang untuk kurun waktu 20 tahun ke depan.

“Ide-ide inilah yang akan jadi manifestasi dalam visi misi pembangunan Kota Palembang 2025-2045,” katanya.

Gunawan mengatakan, secara keseluruhan Palembang bukan tanpa Catatan. Sebab dari sisi pertumbuhan ekonomi walaupun naik belum signifikan.

Kemudian penurunan angka kemiskinan masih lambat, pengangguran masih tinggi dari nasional, isu penurunan lingkungan asap akibat kebakaran dan lahan, juga masih lemahnya tata kelola pemerintahan.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu
Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang
SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati
Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya
Sumsel Masuk Nominasi TPAKD Award 2026, Program 100.000 Sultan Muda Jadi Andalan Perluas Akses Keuangan
Luncurkan Ekosistem GSMP–MBG, Sumsel Perkuat Rantai Pasok Pangan untuk Kendalikan Inflasi
Sensus Ekonomi Sumsel Capai 81,87 Persen, BPS Kebut Rampung Sebelum Akhir Agustus

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Peringati Hari Anak Nasional 2026 melalui Edukasi Perlindungan Anak dan Penguatan Posyandu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Diduga Dipicu Dendam Lama, Remaja Putri di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Anak Diduga Dianiaya, Ibu Tempuh Jalur Hukum dan Lapor ke Polrestabes Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:49 WIB

SIRA dan PST Siap Gelar Aksi Damai, Desak PT Bukit Asam Bertanggung Jawab atas Dugaan Pencemaran Debu Batubara di Kertapati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Pancasila sebagai Pedoman dalam Membentuk Karakter Saya

Berita Terbaru