SUARA PUBLIK.ID,MUBA -Ratusan atlet cabang olahraga panjat tebing dari 17 Kabupaten kota mulai bertanding memperebutkan 22 medali emas di ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) ke XV di bumi Serasan sekate.
Ketua pertandingan cabang olahraga panjat tebing Rusman Afandi menyampaikan pada cabor panjat tebing di ajang Porprov ke XV ini di ikuti oleh masing-masing peserta dari 13 kontingen kabupaten kota se- Sumsel.
“Ada 13 peserta yang mengirimkan kontingen atlet panjat tebing dari 17 kabupaten kota se- Sumsel “kata rusman Senin (20/10).
Dikatakan Rusman 13 kabupaten kota yang mengirimkan kontingen atlet panjat tebing yakni
Kontingen dari kota Palembang, Prabumulih sementara untuk kabupaten yang mengirimkan kontingen yakni kabupaten Banyuasin,Musi Banyuasin , Musi Rawas, Empat Lawang,lahat Muara Enim, pali Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering ulu (OKU) Ogan Komering ulu Selatan (OKUS).
“Untuk kategori U14, U17, U22 dari disiplin lead 7 medali 5 Speed 8 Boulder dan combaint 2 medali pertandingan sendiri dilaksanakan mulai tanggal 18- 25,” terangnya.
Ditempat yang sama ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL). Beni Hernedi dalam sambutanya mengatakan Cabang olahraga (cabor) panjat tebing di Sumatera Selatan semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu olahraga yang terus berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi prestasi olahraga di tingkat nasional maupun internasional.
Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai wadah untuk mencari bibit atlet baru guna regenerasi di cabang olahraga ini.
“Sumsel punya potensi besar dalam panjat tebing. Atlet-atlet kita tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tapi juga sudah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional,” ujarnya
Beni juga menegaskan pentingnya sportivitas selama pertandingan. “Sportivitas adalah kunci agar cabang olahraga ini dapat terus berkembang dengan sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.
Seiring dengan berjalannya Porprov, cabor panjat tebing terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Ini menandakan bahwa panjat tebing telah menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang mampu menarik minat generasi muda Sumsel untuk berprestasi.
“Dengan prestasi yang sudah diraih oleh atlet Sumsel di tingkat dunia, diharapkan Porprov bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas atlet yang akan mewakili Sumsel dan Indonesia di masa depan.” Tukasnya.

















