Program Kawasan Bebas Jentik Dinkes Sumsel: Solusi Cegah DBD di Sekolah-sekolah

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyamuk DBD

Nyamuk DBD

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan merencanakan pembentukan program Kawasan Bebas Jentik di sekolah-sekolah yang ada di Sumsel, termasuk di Kota Palembang. Program ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk penyebab DBD dengan memberantas sarang jentik secara massal, dimulai dari lingkungan pendidikan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, melalui Pj Pengendali DBD, Didid Haryanto, mengatakan bahwa langkah ini sangat penting mengingat tingginya korelasi antara musim hujan dan peningkatan kasus DBD. Curah hujan yang tinggi menciptakan banyak tempat penampungan air, yang menjadi sarang bagi jentik nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD. “Semakin banyak curah hujan, semakin banyak sarang jentik, semakin besar pula risiko penularan DBD,” ujar Didid, Kamis (7/11/2024).

Program Kawasan Bebas Jentik di sekolah-sekolah diharapkan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan oleh anak-anak yang kemudian dapat menyebarkan informasi pencegahan ke rumah-rumah mereka. Selain itu, sekolah menjadi tempat yang lebih terkontrol dan terbatas, memudahkan sosialisasi dan pengawasan. “Kami memilih sekolah terlebih dahulu sebagai titik awal karena edukasi di lingkungan ini lebih mudah disampaikan. Setelah itu, anak-anak yang sudah diberi pemahaman akan membawa informasi tersebut ke keluarga dan lingkungan rumah mereka,” jelas Didid.

Beberapa sekolah di daerah seperti Sukajadi dan Muara Enim sudah mulai menjalankan program ini sebagai percontohan. Didid berharap, dengan adanya Kawasan Bebas Jentik, sekolah tidak lagi disalahkan jika ada kasus DBD yang muncul karena langkah pencegahan sudah dilaksanakan dengan baik di lingkungan sekolah.

Selain itu, Dinkes Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk melakukan empat langkah utama dalam pencegahan DBD, terutama di musim hujan. Langkah-langkah tersebut meliputi:

1. Memberantas sarang nyamuk (PSN) dengan membersihkan tempat-tempat penampungan air dan menebar ikan pemakan jentik di kolam.

2. Mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti-nyamuk, pakaian lengan panjang, atau tidur menggunakan kelambu.

3. Penggunaan nyamuk Wolbachia, meskipun biayanya cukup tinggi.

4. Vaksinasi DBD, meskipun vaksin ini tidak termasuk dalam program pemerintah dan bersifat mandiri dengan biaya sekitar Rp300 ribu untuk dua kali booster dalam tiga bulan.

“Musim hujan adalah waktu yang rawan, jadi kita harus lebih waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang efektif,” tegas Didid.

Melalui program Kawasan Bebas Jentik di sekolah-sekolah, Dinkes Sumsel berharap dapat meminimalkan penyebaran DBD, sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar untuk mencegah penyakit yang berbahaya ini.

Berita Terkait

Dua Siswa SD Tenggelam di Sungai Musi
Satu Hati, Honda Peduli, Astra Motor Sumsel Bagikan 5.000 Masker untuk Masyarakat Sumsel
Ayah Kandung Cabuli Anak Berusia 14 Tahun Berulang Kali, Akhirnya Ditangkap Polisi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih 39 Penghargaan EPSA 2026, Tegaskan Komitmen Inovasi Berkelanjutan
Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol
Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya
Diduga Dendam Lama, IRT Dipukuli Gagang Sapu Saat Melintas di Depan Rumah
Kenal Perempuan di Medsos, Motor Vario Milik Remaja di Palembang Malah Dibawa Kabur

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Dua Siswa SD Tenggelam di Sungai Musi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Satu Hati, Honda Peduli, Astra Motor Sumsel Bagikan 5.000 Masker untuk Masyarakat Sumsel

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih 39 Penghargaan EPSA 2026, Tegaskan Komitmen Inovasi Berkelanjutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Agustus Terang Benderang, Kapolda Sumsel Salurkan Sembako untuk Pengemudi Ojol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Lansia di Sukarami Palembang Meninggal Usai Terbakar, Diduga Dipicu Lemparan Botol Pertalite Cucunya

Berita Terbaru

Kota Palembang

Dua Siswa SD Tenggelam di Sungai Musi

Minggu, 30 Agu 2026 - 21:09 WIB