Potensi Zakat ASN dan BUMN Jadi Andalan Baznas Sumsel untuk Capai Rp50 Miliar

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Zakat tidak hanya soal kewajiban, tapi juga menjadi alat nyata untuk memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan masyarakat. Hal ini yang menjadi fokus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam mengejar target penghimpunan Rp50 miliar sepanjang 2026.

Hingga awal Maret 2026, sekitar 70 persen aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel tercatat rutin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas. Artinya, masih ada 30 persen potensi yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan dampak sosial di Bumi Sriwijaya.

Kepala Baznas Sumsel, Darami, menekankan bahwa zakat profesi ASN bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud kepedulian nyata terhadap sesama. “Mereka yang berzakat adalah orang-orang luar biasa. Selain menunaikan kewajiban, zakat ini membantu masyarakat yang membutuhkan secara langsung,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Bagi ASN yang belum memenuhi nisab atau merasa belum mampu berzakat, Baznas Sumsel menyediakan opsi infak dan sedekah. Menurut Darami, keduanya tetap merupakan sarana membersihkan harta sekaligus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya ASN, Baznas Sumsel juga membidik perusahaan skala nasional dan BUMN di wilayah ini untuk menyalurkan zakat melalui unit pengumpul lokal. Saat ini terdapat sekitar 75 unit pengumpul zakat, termasuk perusahaan besar seperti PT Semen Baturaja dan PT Bukit Asam (PTBA). Upaya ini dilakukan agar dampak sosial zakat bisa lebih terasa langsung di masyarakat Sumsel, bukan tersentralisasi di tingkat pusat.

Dengan penguatan koordinasi di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) dan dorongan bagi BUMN, Baznas Sumsel optimistis target Rp50 miliar bukan sekadar angka, tapi sarana nyata pemberdayaan umat.

“Setiap rupiah yang terkumpul akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Zakat bukan hanya memberi, tapi juga menggerakkan perubahan,” tegas Darami.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Pemuda Indonesia Berdaya Sumsel Siap Kawal Pembangunan di Era Prabowo–Gibran
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Terima Apresiasi BKKBN Sumsel atas Dukungan Program TAMASYA
Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang
Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ
Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun
Berikan Layanan Prima Dinas Damkarmat dan 9 OPD Terbaik Diganjar Penghargaan, Oleh Walikota Kota Ratu 
Buku Transaksi Jadi Barang Bukti, Polisi Bongkar Dugaan Judi Sabung Ayam di Gandus
HUT ke-75 Humas Polri, Kapolda Sumsel Ajak 42 Jurnalis Berbagi Lewat Donor Darah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Pemuda Indonesia Berdaya Sumsel Siap Kawal Pembangunan di Era Prabowo–Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Terima Apresiasi BKKBN Sumsel atas Dukungan Program TAMASYA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Telkomsel Bagikan Masker kepada Jurnalis Ekonomi di Tengah Kabut Asap Palembang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Pemkot Palembang Gandeng Telkomsel, 4.000 Siswa Kurang Mampu Dapat Kuota Internet Gratis untuk PJJ

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Gondol Emas Mulia Gold Rp230 Juta, Ario Divonis 3 Tahun, Jaksa Tuntut 3,5 Tahun

Berita Terbaru

Sumsel

Sekda Muba Ikuti Pra Ekspos Bersama BKN Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:32 WIB

Empat Lawang

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:10 WIB