Potensi Banjir Mengancam Kabupaten Lahat Akibat Tingginya Debit Air Sungai Lematang

- Redaksi

Kamis, 18 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT- Hujan yang berkepanjangan dalam sepekan terakhir di sejumlah kawasan Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, kini menimbulkan dampak serius terhadap debit air Sungai Lematang. Beberapa daerah melaporkan bahwa air sungai telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, hampir meluber ke permukaan, dengan kondisi air yang terlihat keruh sepanjang mengalir melintasi wilayah tersebut.

Warga setempat mulai merasakan kekhawatiran dan ketakutan, terutama karena masih teringat trauma banjir besar yang melanda Kabupaten Lahat pada tahun 2023. Pada tahun lalu, banjir meresahkan warga ketika Sungai Lahat tidak mampu menampung air dari daerah hulu, mengakibatkan meluapnya air ke pemukiman warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat, Drs H Ali Afandi, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Ananta ST MT, menyampaikan bahwa terus meningkatnya curah hujan telah menyebabkan kenaikan debit air Sungai Lematang. Meskipun kondisi saat ini masih dalam status siaga, belum mencapai pemukiman warga, pihak berwenang terus memantau situasi dengan ketat.

“Benar, debit air Sungai Lematang mulai meninggi, namun untuk informasi wilayah yang rawan banjir seperti Desa Lubuk Sepang masih dalam kondisi aman,” ujarnya pada Kamis, 18 Januari 2024.

Tanda-tanda air sungai yang tinggi sudah terlihat di kawasan Taman Bendungan Kelurahan Lahat Tengah-Desa Selawi, Kecamatan Lahat. Warga setempat terus waspada terhadap potensi meningkatnya debit air sungai, mengingat pengalaman sebelumnya.

“Kami bersama warga saling berkoordinasi karena air sungai nyaris mencapai permukaan. Kami selalu siaga, terutama karena pemukiman warga, khususnya RT08 RW 01 Kelurahan Lahat Tengah, tidak jauh dari Sungai Lematang,” ungkap Ketua RT 09 RW 01 Kelurahan Lahat Tengah.

Sementara pihak BPBD dan instansi terkait terus berupaya memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, warga diminta untuk tetap waspada dan siaga menghadapi potensi banjir. Koordinasi antarwarga dianggap krusial untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi akibat kenaikan debit air Sungai Lematang. (SM)

Berita Terkait

PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir
Kesabaran Habis! Warga Wonorejo Kikim Barat Bongkar Paksa Belasan Kafe Remang-Remang
Pecahkan Rekor, 828 ASN Lahat Jalani Tes Urine Dadakan Usai Upacara HUT KORPRI
Simpan Sabu dan Ekstasi di Lemari Kayu dan Plastik, Ida Diamankan Polisi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:34 WIB

PWI Lahat Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme dan Sinergi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 09:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:00 WIB

Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:13 WIB

Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:23 WIB

Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir

Berita Terbaru