Kesabaran Habis! Warga Wonorejo Kikim Barat Bongkar Paksa Belasan Kafe Remang-Remang

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Wonorejo Kecamatan Kikim Barang membongkar paksa belasan kafe remang remang. Foto : Ismail

Warga Desa Wonorejo Kecamatan Kikim Barang membongkar paksa belasan kafe remang remang. Foto : Ismail

SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Gelombang penolakan warga terhadap keberadaan tempat hiburan malam ilegal di Kabupaten Lahat terus berlanjut. Kali ini, puluhan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kikim Barat, mengambil tindakan tegas dengan membongkar paksa belasan bangunan kafe remang-remang yang dianggap meresahkan, Selasa (6/1/2026).

Aksi ini merupakan buntut dari kekesalan warga karena pemilik kafe dinilai ingkar janji terhadap kesepakatan pembongkaran mandiri yang telah ditentukan tenggat waktunya.

Kasat Pol PP Kabupaten Lahat, Herry Kurniawan, membenarkan adanya aksi massa tersebut. Ia menjelaskan bahwa warga sebelumnya sudah memberikan peringatan keras agar pemilik kafe menghentikan aktivitas mereka.

“Sudah ada peringatan dari warga untuk menghentikan aktivitas karena meresahkan. Selain disinyalir jadi lokasi prostitusi, di sana juga ada aktivitas penjualan minuman keras,” ujar Herry.

Kabid Penegakan Peraturan Daerah Sat Pol PP Pemkab Lahat, Aria Pulun, menambahkan bahwa terdapat sekitar 10 hingga 12 kafe remang-remang yang menjadi sasaran pembongkaran warga. Warga bergerak dengan membawa peralatan seadanya untuk merobohkan bangunan-bangunan tersebut.

“Tidak ada keributan besar, aksi pembongkaran berjalan aman. Sempat ada riak kecil saat warga melakukan pembongkaran, namun bisa segera diselesaikan. Saat ini bangunan kafe sudah rata dengan tanah,” ungkap Aria Pulun.

Ia menjelaskan bahwa aksi nekat warga ini dipicu oleh habisnya waktu toleransi yang diberikan kepada pemilik usaha. Warga merasa tidak ada itikad baik dari pengelola untuk menutup usahanya secara permanen.

Salah satu warga setempat menyatakan bahwa aktivitas kafe tersebut sudah lama dipantau dan dinilai sangat mengganggu ketentraman serta merusak moral lingkungan.

Pasca-pembongkaran, pihak Sat Pol PP Kabupaten Lahat kembali mengingatkan para pemilik kafe agar tidak mencoba membuka kembali aktivitas serupa di lokasi tersebut. Hal ini guna mencegah kembali memuncaknya kemarahan warga yang bisa berujung pada aksi anarkis.

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga
Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil
Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang
Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir
Pecahkan Rekor, 828 ASN Lahat Jalani Tes Urine Dadakan Usai Upacara HUT KORPRI
Simpan Sabu dan Ekstasi di Lemari Kayu dan Plastik, Ida Diamankan Polisi
Warga Desa Tanjung Payang Lakukan Pembongkaran Kafe di Sepanjang Sungai Lematang
DPRD Lahat Bahas Pembentukan Perda dan Rencana Kerja DPRD Tahun 2026
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:26 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Tutup Rangkaian Pasar Murah di Lahat, Jangkau 3 Ribu Warga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:00 WIB

Open House di Lahat, Wagub Cik Ujang Dorong Pemberdayaan UMKM dan Pedagang Kecil

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:13 WIB

Nama Pejabat Dicatut, Kejari Lahat Minta Warga Segera Lapor Jika Dimintai Uang

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:23 WIB

Empat Balon Ketua PWI Lahat 2026 Ambil Formulir

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:38 WIB

Kesabaran Habis! Warga Wonorejo Kikim Barat Bongkar Paksa Belasan Kafe Remang-Remang

Berita Terbaru