Ponpes Nurul Qomar Audiensi dengan Wali Kota Palembang, Bahas Pelaksanaan FGIK 2026

- Redaksi

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG— Yayasan Pondok Pesantren Nurul Qomar Palembang menggelar audiensi dengan Ratu Dewa, Kamis (08/01/2026) pagi.

Audiensi tersebut membahas kesiapan serta koordinasi pelaksanaan Festival Generasi Islami Kreatif (FGIK) Pondok Pesantren Nurul Qomar Palembang Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26 hingga 28 Januari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, KH. Orbit Rupawan menyampaikan apresiasi atas sambutan dan waktu yang diberikan Wali Kota Palembang. Ia juga secara resmi mengundang Wali Kota Palembang untuk berkenan hadir sekaligus membuka kegiatan FGIK 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kesediaan Bapak Wali Kota Palembang menerima audiensi kami. Melalui kesempatan ini, kami juga mengundang Bapak Wali Kota untuk hadir dan membuka Festival Generasi Islami Kreatif Pondok Pesantren Nurul Qomar Tahun 2026,” ujar KH. Orbit Rupawan.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyatakan kesiapannya untuk hadir dan membuka kegiatan FGIK secara resmi.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Palembang.

Ratu Dewa mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Provinsi Sumatera Selatan yang menempati peringkat kedua secara nasional, dengan Kota Palembang sebagai wilayah dengan dominasi pengguna terbanyak.

“Kondisi ini tentu menjadi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah Kota Palembang terus mendorong peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk pondok pesantren, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Selain itu, Ratu Dewa juga menyoroti masih tingginya persentase anak usia sekolah di Kota Palembang yang belum mampu membaca Al-Qur’an. Menurutnya, persoalan buta aksara Al-Qur’an memerlukan kolaborasi nyata antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan.

“Kami berharap Pondok Pesantren Nurul Qomar dan seluruh pondok pesantren di Palembang dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Palembang dalam mengentaskan buta aksara Al-Qur’an,” katanya.

Berita Terkait

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel
Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan
Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan
Sidang Suap Smart Board-Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Abi Kenalkan Cory Saat Survei di Jakarta
Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang
Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis
Pertamina Patra Niaga Pastikan Avtur Siaga, Dukung Operasi Udara Pemadaman Karhutla di Sumsel
Kemarau Panjang dan Kabut Asap, Ratu Dewa Ajak Warga Berdoa dan Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:09 WIB

Biaya Pengemasan Tinggi Penyebab Beras Premium Kemasan 5 Kg Langka di Pasaran Sumsel

Rabu, 9 September 2026 - 18:05 WIB

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Mediasi Buntu, Warga Kenten Raya ‘Tagih’ Air Bersih PDAM Tirta Betuah di Pengadilan

Rabu, 9 September 2026 - 17:56 WIB

Gelapkan 80 Dus Bir, Arianto Diciduk Unit Pidum Polrestabes Palembang

Rabu, 9 September 2026 - 13:20 WIB

Menyikapi Dampak Kabut Asap Karhutla, Korsatpel Terminal Jakabaring Bagikan Ratusan Masker Gratis

Berita Terbaru

Empat Lawang

Telkom Siap Perkuat Digitalisasi Pemerintahan di Empat Lawang

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WIB

Foto sekolah yg di datangi

Kota Palembang

Polisi Jelaskan Tidak Ada Aksi Pelaku Penculikan

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:05 WIB