Polres Banyuasin Musnahkan BB Narkotika Jenis Sabu dan Pil Ekstasi

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN — Kepolisian resor (Polres) Banyuasin Polda Sumsel musnahkan Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu dan pil ekstasi hasil ungkap kasus Satres Narkoba Polres Banyuasin. Pemusnahan BB narkotika tersebut bertempat di Mapolres Banyuasin, Selasa (6/2).

Sebelum dilakukannya pemusnahan, narkotika tersebut dilakukan uji Lab oleh Bid Labfor Polda Sumsel, kemudian Sabu beserta pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur dengan cairan pembersih WC.

Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa Putra SIK mengawali sambutanya memanjatkan puji syukur kepada Allah subhanahu Wa ta’ala karena kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan serta kesempatan untuk melaksanakan tugas-tugas dan aktivitas kita tanpa kurang satu apapun.

“Tentu perlu diketahui hari ini padatnya kegiatan kita dimulai dari subuh tadi rencana penelitian logistik dilanjutkan dengan pemusnahan Barang Bukti ada juga kegiatan FKD lainnya sampai saat ini kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan,” ucap Kapolres.

Dikatakan Kapolres, acara hari ini merupakan amanat undang-undang di mana kita tahu undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan obat-obatan tersebut mengamanahkan kepada seluruh penyidik di satuan narkoba yang kini pada tahap penyidikannya.

“Dimana saat ini adalah melakukan pemusnahan Barang Bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi sesuai dengan laporan dari Satres Narkoba bahwa narkoba yang akan dimusnahkan adalah sebanyak 3 laporan polisi dan 5 orang tersangka,” ungkap dia.

Menurut Kapolres, dari Barang Bukti yang akan kita musnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu berat netto 21 21.000.809,16 gram atau 21 kg lebih jenis ekstasi berat neto 3.694.03 gram atau 14.776 butir jenis ekstasi.

“Dari Barang Bukti yang dimusnahkan ini kita ketahui bersama kurang lebih menyelamatkan 300.000 jiwa dengan meningkatnya kualitas kuantitas penyalahgunaan narkotika ini sebagai introspeksi kita bersama bahwa begitu maraknya penyalahgunaan narkotika baik itu di skala nasional regional maupun di kabupaten kita sendiri,” ujar dia.

Kemudian di sisi lain kita juga harus mengakui bahwa dengan tertangkapnya banyaknya Barang Bukti saat ini yang didapatkan oleh Satres Narkoba ini sebagai introspeksi diri kita bahwa mungkin langkah-langkah yang terhambat bahkan mungkin kegagalan kita bersama.

“Saya tidak mengatakan sektoral kegagalan kepolisian dan pemerintah Kabupaten saja tapi semua kita karena tentunya dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba ini mengharapkan partisipasi dari masyarakat secara umum dan marilah kita bersinergi dalam upaya mencegah memberantas narkoba sejak dini khususnya di Kabupaten Banyuasin,” imbuh dia.

“Marilah kita berdoa dan berupaya semaksimal mungkin semoga Kabupaten Banyuasin khususnya di tahun 2024 ini terbebas dari bahaya narkoba sebagai komitmen pemerintah nasional atau pemerintah Indonesia bersama negara-negara Asia lainnya untuk zerox Asia,” timpal dia.

“Ini juga merupakan komitmen kami dalam rangka pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Banyuasin, Kami berharap seluruh polsek bisa berkontribusi dalam pemberantasan narkotika. Kedepan kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum bila mana ada masyarakat yang menyalahgunakan narkotika,”pungkas dia. (Adm)

Berita Terkait

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI
BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa
Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi
Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta
Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026
Pidsus Kejari Banyuasin Tahan Kades Aktif Dua Periode Sebokor, Diduga Korupsi Dana Desa Rp418 Juta
Warga Kenten Laut Somasi PERUMDA PDAM Tirta Betuah Banyuasin: 10 Tahun Air Mengalir Tanpa Kepastian
Kisah “Kebucinan” di Balik Gurihnya Pempek Abin Anisa, Lewat Marketplace Dilirik Hingga Mancanegara

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:01 WIB

188 KK di Desa Gasing Minta Kepastian Hukum Lahan, Harap Perhatian Presiden RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:44 WIB

BAZNAS Banyuasin Salurkan Daging Kurban kepada 360 Penerima Manfaat melalui Program Kurban Berkah Berdayakan Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:01 WIB

Tim Gabungan Polda Sumsel Lakukan Identifikasi Jasad Mr. X yang Ditemukan Mengapung di Sungai Musi

Kamis, 16 April 2026 - 20:46 WIB

Grebek Ruko di Banyuasin, Polda Sumsel Amankan Puluhan Ribu Botol Miras Palsu Senilai Ratusan Juta

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:40 WIB

Kasi Pidsus Kejari Banyuasin Giovani, SH., MH Jadi Narasumber Pelatihan Dasar CPNS 2026

Berita Terbaru

Foto :  2 pelaku saat diamankan unit ranmor

Kota Palembang

Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:19 WIB