Polda Sumsel Gelar Tata Cara Pemakaman Jenazah Covid-19

- Redaksi

Sabtu, 10 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumsel menggelar pelatihan pemulasaran dan pemakaman jenazah terpapar COVID-19 bagi anggota dan PNS Polri di Sumsel tahun 2021.

Polda Sumsel menggelar pelatihan pemulasaran dan pemakaman jenazah terpapar COVID-19 bagi anggota dan PNS Polri di Sumsel tahun 2021.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebagai bentuk persiapan jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pemakaman jenazah Covid-19. Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel menggelar pelatihan pemulasaran dan pemakaman jenazah terpapar COVID-19 bagi anggota dan PNS Polri di Sumsel tahun 2021, Sabtu (10/6/2021) di lapangan Komplek Pakri Palembang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan, selain untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus jenazah Covid. Kegiatan ini juga memberikan ilmu baru bagi para anggota Polri agar tahu bagaimana seharusnya memperlakukan jenazah orang yang terpapar Covid-19.

“Saya sangat mendukung acara ini, dan saya berharap para peserta pelatihan bisa mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan benar-benar dari hati,” ujar saat membuka acara pemulasaran jenazah Covid-19.

“Saya berharap semoga tidak terjadi lonjakan pada kasus Covid-19 khususnya di Kota Palembang dan kawasan Sumsel,” tambahnya.

Namun, untuk tata cara mengkafani jenazah Covid-19. Kompol Dokter Mansuri menjelaskan, cara pemulasaran dan praktik pemakaman jenazah yang terpapar COVID-19 yang benar.

Pertama, di atas meja disiapkan 2 lembar kain kafan yang di atasnya juga dibentangkan plastik lebar seukuran kain kafan. Kemudian jenazah yang berada di atas plastik tersebut di tayamumkan. Selanjutnya jenazah disemprot dengan cairan disinfektan.

Kedua, jenazah dibungkus menggunakan plastik tadi dan harus dipastikan proses pembungkusan harus benar-benar rapi dan kuat. Kemudian disemprot disinfektan lagi. Kemudian dibungkus kain kafan pada lapisan pertama, ujung kain kafan digulung searah.

Dan pada lapisan kedua, kain kafan harus digulung oleh beberapa orang dengan arah yang saling berlawanan, sehingga gulungan tersebut benar-benar kencang.

“Pada setiap lapisannya, jenazah akan terus dilakuan penyemprotan cairan disinfektan,” ujar Mansuri, saat beberapa orang mempraktikkan kegiatan tersebut.

Setelah terbungkus, satu lembar plastik dan dua lembar kain kafan, jenazah kembali dibungkus menggunakan plastik kembali dan masuk ke kantong jenazah, sebelum dimasukan ke peti mati.

Saat dalam peti mati, sesuai syariat islam jenazah dimiringkan ke sebelah kanan.

“Dalam hal ini, kadang pihak keluarga juga meminta untuk dimasukan bongkahan tanah. Maka kita ikuti sebagai bentuk menghargai keluarga korban,” jelas Dokter Mansuri.

Mansuri menerangkan, untuk persiapan pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 harus berjalan dengan cepat.

“Proses harus dilakukan dengan cermat dan cepat sesuai dengan protokol yang ditetapkan. Maksimal 4 jam, jenazah harus segera dimakamkan,” jelasnya. (Nat)

Berita Terkait

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 
Plea Bargaining Diterapkan, Kejari Palembang Dapat Apresiasi Jampidum
Tak Cuma Penjara, “Crazy Rich” Tulung Selapan Terancam Kehilangan Seluruh Harta
Terungkap di Sidang! Pelanggan Setia Diduga Jadi Pencuri, Modus Rapi Bikin Toko Rugi Besar
Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga
115 Unit Handphone Raib Digelapkan Karyawan Toko
Sidang Korupsi Dana Desa Terkuak: Kades Permata Baru Diduga Pakai Uang Negara untuk Bayar Utang dan Kabur
Unit 5 Satresnarkoba Gerebek Kontrakan di Kertapati, 10 Paket Sabu Disita

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:27 WIB

Jatanras Polda Sumsel Tangkap Begal Viral di Bukit Kecil Palembang 

Jumat, 17 April 2026 - 20:09 WIB

Plea Bargaining Diterapkan, Kejari Palembang Dapat Apresiasi Jampidum

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Tak Cuma Penjara, “Crazy Rich” Tulung Selapan Terancam Kehilangan Seluruh Harta

Kamis, 16 April 2026 - 21:24 WIB

Terungkap di Sidang! Pelanggan Setia Diduga Jadi Pencuri, Modus Rapi Bikin Toko Rugi Besar

Kamis, 16 April 2026 - 15:18 WIB

Jambret Kalung Emas Nyaris Babak Belur Dihajar Warga

Berita Terbaru