Pj Walikota Pagaralam Nelson Firdaus Diperiksa Inspektorat Sumsel Terkait Dugaan Netralitas ASN

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Walikota Pagaralam Nelson Firdaus saat Keluar dari kanto Inspektorat Sumsel usai Menjalani Pemeriksaan terkait Dugaan Netralitas ASN.

PJ Walikota Pagaralam Nelson Firdaus saat Keluar dari kanto Inspektorat Sumsel usai Menjalani Pemeriksaan terkait Dugaan Netralitas ASN.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – PJ Walikota Pagaralam, Nelson Firdaus, menjalani pemeriksaan di Kantor Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (5/12/2024). Kedatangan Nelson, yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB, menjadi sorotan media. Namun, saat keluar, Nelson memilih untuk tetap bungkam dan tidak memberikan komentar apapun terkait pemeriksaannya.

Pemeriksaan ini terkait dengan dugaan pelanggaran netralitas ASN, setelah Nelson dilaporkan oleh Tim Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut 1, Herman Deru – Cik Ujang (HDCU). Laporan tersebut mencuat akibat adanya dugaan bahwa Nelson mengarahkan dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Mawardi Yahya – RA Anita Noeringhati (MATAHATI) melalui pesan singkat (WA).

Kepala Inspektorat Sumsel, Kurniawan, menjelaskan jika kedatangan Nelson untuk memberikan Klarifikasi dan menindaklanjuti dugaan tersebut. “Hasilnya ini nantinya akan kami laporkan kepada Gubernur Sumsel,” kata Kurniawan.

Kurniawan tak membocorkan apa saja pertanyaan yang diberikan kepada Nelson, Ia juga menjelaskan bahwa semua proses dilakukan tim khusus dan bisa memakan waktu hingga tiga hari untuk mendapatkan hasil, termasuk kemungkinan adanya sanksi.

“Itu bukan kewenangan saya, karena ada timnya. Proses ini berjalan mungkin sampai 3 hari akan ada hasilnya. Termasuk sanksi yang akan diterima,” jelasnya.

Sebelumnya, Nelson Firdaus dilaporkan oleh Tim Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut 1, Herman Deru – Cik Ujang (HDCU), karena dugaan mengarahkan dukungan politik kepada pasangan Mawardi Yahya – RA Anita Noeringhati (MATAHATI), meskipun Nelson menjabat sebagai PJ Walikota dan seorang ASN. Nelson mengakui adanya percakapan di grup WhatsApp yang berisi dukungan kepada pasangan tersebut, namun ia menegaskan bahwa pesan itu hanya untuk keluarganya dan bukan untuk masyarakat luas atau ASN di Pemerintahan Kota Pagaralam.

“Itu hanya konsumsi keluarga di grup WhatsApp, bukan untuk masyarakat atau ASN. Itu untuk keluarga dekat saja, seperti ipar,” ujar Nelson saat dihubungi.

Pemeriksaan ini menjadi perhatian publik, mengingat peran Nelson sebagai pejabat sementara di Pemerintah Kota Pagaralam dan sebagai aparatur sipil negara (ASN). Keputusan dari pemeriksaan ini akan sangat menentukan apakah Nelson tetap bisa menjalankan tugasnya atau menghadapi sanksi atas dugaan pelanggaran netralitas ASN.

Berita Terkait

Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuatnya Diamankan Polisi
CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime
Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga
Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda
Saling Tatap Mata Berujung Pengeroyokan, Pria di Sukarami Alami Luka Memar
BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga
Iduladha 1447 H Bank Sumsel Babel distribusikan Bantuan Hewan Kurban ke Masyarakat Sumsel dan Babel
PN Palembang Tebar 500 Paket Daging Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial dan Semangat Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuatnya Diamankan Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

CFN Kolonel Atmo Palembang Selalu Ramai, Warga Nikmati Barongsai hingga Parade Kostum Anime

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kebakaran Hebat di Kawasan PIM Palembang, Kepulan Asap Hitam Gegerkan Warga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:55 WIB

BATIQA Hotel Palembang Salurkan 179 Bungkus Daging Kurban kepada Karyawan dan Warga

Berita Terbaru

Tim Satgas Anti Narkoba Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) II/Sriwijaya berhasil mengamankan dua orang terduga pengedar narkotika dalam sebuah operasi tangkap tangan. Foto : ist 

Kriminal

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB

Korban

Kota Palembang

Motor Hilang Saat Pemilik Asyik Bermain di Taman Polda

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37 WIB