Pj Bupati Muara Enim Dinilai tidak Pro Terhadap Pengusaha Lokal

- Redaksi

Selasa, 31 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Refly Antoni

Photo: Refly Antoni

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Sejumlah massa melakukan aksi damai di halaman Gedung DPRD Kabupaten Muara Enim, Senin kemarin (30/8/2021). Kehadiran massa ini guna menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Pj. Bupati Muara Enim, Nasrun Umar, yang dinilai tidak pro terhadap pengusaha konstruksi lokal.

Puluhan massa ini merupakan gabungan dari beberapa elemen yang menamakan Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan Muara Enim (GMPPM). Aksi ini digelar saat sidang paripurna DPRD kemarin.

Beberapa spanduk dibentangkan dengan sejumlah tulisan dan tuntutan. Massa berharap aspirasi rakyat Kabupaten Muara Enim didengar wakil rakyat dan tersampaikan kepada Pj. Bupati Muara Enim.

Adapun tuntutan massa yaitu, prioritaskan pembangunan dan berdayakan pengusaha maupun pekerja lokal, serta segera lantik Sekretaris Daerah definitif. Berbagai tulisan bernada ketidakpuasan terhadap pemerintahan Pj. Bupati dibentangkan di halaman gedung DPRD.

Ahmad Iman Mahmudi, selaku Koordinator Aksi menyampaikan, massa tetap mengikuti protokol kesehatan, dan mereka menyuarakan isi hati nurani masyarakat Muara Enim.

“Dalam aksi ini kita menyampaikan atas keprihatinan masyarakat Muara Enim didepan gedung DPRD terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemangku kepentingan, seakan tidak memberikan rasa keadilan,” jelas Imam.

Disisi lain, Reza Koordinator Lapangan (Korlap), mengintruksikan untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan, karena suara mereka murni perjuangan bersama untuk  kepentingan masyarakat luas, dan komitmen dari apa yang di hasilkan pada audiensi dengan Pj. Bupati dan Wakil Rakyat di gedung ini dan harus di implementasikan jangan sekedar janji.

“Jika janji ini tak ada buktinya dirinya siap menggelar aksi dengan menurunkan massa yang lebih besar,” tambah Reza.

Massa aksi meminta pemerintah untuk memprioritaskan pengusaha dan pekerja lokal, dan segera mengisi kekosongan Sekretaris Daerah dan beberapa posisi Kepala Dinas. Pj. Bupati Muara Enim, Nasrun Umar, pun mengapresiasi aksi ini.

“Saya menyambut dengan respect dan menaruh rasa bangga kepada kalian (massa aksi). Kalian telah menyalurkan aspirasi melalui kanalisasi yang benar, karena pada prinsipnya, tujuan kita sama adalah mensejahterakan masyarakat Muara Enim,” kata Nasrun. (ANA)

Berita Terkait

Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati
Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid
New Generation Taekwondo Sumsel Juara Umum Kejuaraan Ksatria 0404 Piala Dandim Muara Enim
Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan
Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim
Banjir Rendam 4 Desa di Gunung Megang, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33%
Luapan Sungai Birek Rendam Jembatan, Akses Jalan di Desa Gumawang Terhambat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 09:30 WIB

Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati

Rabu, 22 April 2026 - 20:45 WIB

Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid

Minggu, 12 April 2026 - 19:09 WIB

New Generation Taekwondo Sumsel Juara Umum Kejuaraan Ksatria 0404 Piala Dandim Muara Enim

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:41 WIB

Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:50 WIB

Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

Berita Terbaru

Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng saat konferensi pers usai kegiatan sarasehan di Ballroom Hotel Aston Palembang, Selasa (19/5/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

RUU Obligasi Daerah Target Disahkan Akhir 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:38 WIB