Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim satgas gabungan saat meninjau lokasi banjir di Muara Enim. Foto: BPBD Muara Enim

Tim satgas gabungan saat meninjau lokasi banjir di Muara Enim. Foto: BPBD Muara Enim

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) di empat kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Muara Enim guna mengantisipasi ancaman banjir susulan setelah dua sekolah dasar, kantor desa, dan musala dilaporkan ikut terendam luapan air.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyampaikan jika curah hujan ekstrem menjadi pemicu utama meluapnya air sungai ke pemukiman di Kecamatan Gunung Megang, Benakat, Rambang, dan Lubai Ulu. Berdasarkan pendataan terkini, ribuan rumah warga tergenang dengan ketinggian air mencapai setengah meter.

“Iya ada empat kecamatan yang terdampak banjir di Muara Enim, di Gunung Megang, Benakat, Rambang, dan Lubai Ulu. Terdata ada sekitar 4.466 KK yang terdampak banjir,” ujar Sudirman, Rabu (4/2/2026).

Selain melakukan evakuasi terhadap warga, petugas gabungan kini fokus melakukan kaji cepat dan mendirikan posko darurat di titik-titik krusial.

Keberadaan fasilitas umum yang terdampak menjadi perhatian khusus agar pelayanan publik dan kegiatan belajar mengajar dapat segera dicarikan solusi sementara.

“Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air naik dan menggenangi rumah warga. Kami bersama Tim TRC BPBD langsung melakukan evakuasi, kaji cepat, serta mendirikan posko bencana di beberapa desa terdampak,” katanya.

Pemantauan intensif terus dilakukan mengingat cuaca di wilayah Sumatera Selatan masih menunjukkan potensi hujan tinggi.

Pihak BPBD menegaskan bahwa seluruh personel akan tetap berada di lokasi hingga kondisi air dinyatakan benar-benar surut dan aman bagi aktivitas warga.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat. Tim masih siaga di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” imbuhnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap kooperatif mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan elevasi tanah rendah yang rentan terhadap genangan air cepat.

Berita Terkait

Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan
Banjir Rendam 4 Desa di Gunung Megang, Ketinggian Air Capai 1 Meter
Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33%
Luapan Sungai Birek Rendam Jembatan, Akses Jalan di Desa Gumawang Terhambat
Bank Sumsel Babel turut meriahkan HUT KABUPATEN MUARA ENIM
Muara Enim Masuk Zona Merah, Total Karhutla Naik jadi 227 Kasus
Pj Sekda Mewakili Pj Walikota Prabumulih Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muara Enim
Menerangi Harapan di Kaki Bukit Barisan: Pertamina Hadirkan Energi Baru Terbarukan Manfaatkan Potensi Lokal

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:41 WIB

Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:50 WIB

Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:58 WIB

Banjir Rendam 4 Desa di Gunung Megang, Ketinggian Air Capai 1 Meter

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:57 WIB

Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33%

Jumat, 9 Januari 2026 - 23:07 WIB

Luapan Sungai Birek Rendam Jembatan, Akses Jalan di Desa Gumawang Terhambat

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur, IPTU Swisspo, menyerahkan secara simbolis Beras SPHP kepada warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di wilayah hukum Polsek BMT. 

OKU Timur

Polsek Buay Madang Timur Gelar Gerakan Pangan Murah Beras SPHP

Jumat, 13 Mar 2026 - 17:48 WIB