Pj Bupati Apriyadi Tinjau Warga Terdampak ‘Ayo Nalam’

- Redaksi

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Di hari pertama kerja setelah weekend, Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin (Muba) H Apriyadi Mahmud gerak cepat turun langsung mendatangi warga yang terdampak Ayo Nalam atau Banjir tahunan akibat meluapnya air Sungai Sake, Senin (8/1/2024).

Lokasi banjir yang didatangi Pj Bupati Apriyadi yakni wilayah banjir di Desa Kertajaya Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Muba. Saat peninjauan, pihaknya secara simbolis menyerahkan bantuan beras dan paket sembako kepada warga yang yang terdampak banjir.

Di setiap lokasi banjir dan usai menyerahkan bantuan, Apriyadi berbincang langsung dengan warga dan bagi-bagi buku tulis gratis kepada anak-anak setempat. Dirinya juga terus mengingatkan agar menjaga anak-anak dan keluarga saat berada di lokasi banjir.

“Musim banjir sekarang, sangat rentan anak-anak terkena penyakit dan juga kondisi lingkungan yang banjir bisa membahayakan anak-anak, apalagi yang belum bisa berenang. Untuk itu, selalu jaga anak-anak dan keluarga,” imbaunya.

Lanjut Apriyadi, “ini musibah banjir, cobaan dari Allah swt dan tuhan yang ngatur. Kita hanya bisa menerima dengan lapang dada. Walaupun demikian, pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya untuk memberikan perhatian,” tambahnya.

Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya inu juga berpesan kepada para Kepala Desa melalui Camat untuk terus mendata warganya yang terkena dampak banjir.

Camat Sekayu Edi Haryanto SH MSi melaporkan, Desa Kertajaya Kecamatan Sungai Keruh mengalami banjir tahunan akibat luapan Sungai Musi. Adapun kondisi air dengan ketinggian 1.5 meter dari tanah terendah dan 1 meter diatas jalan.

“Jumlah rumah yang dampak banjir sebanyak 272, rumah warga yang mengungsi dengan kondisi dibawah rumah terdampak banjir sebanyak 120 KK, untuk sementara pindah ke rumah bagian atas. Kemudian Sekolah PAUD terdampak banjir ada PAUD Amanda dan PAUD Kartini.

Sementara Rosmaini salah seorang warga yang menerima bantuan, beliau menyampaikan terimakasih kepada Pj Bupati Muba yang sudah turun langsung meninjau kondisi warga Desa Kertajaya.

“Alhamdulillah. Pagi-pagi sudah dapat beras dan sembako dan diberikan langsung oleh Bapak Pj Bupati Apriyadi. Ayo Nalam ini biasa terjadi setiap tahunnya karena akibat meluapnya air Sungai Sake,” ucap Rosmaini.

Turut hadir mendampingi Dandim 0401 Muba Letkol  Inf Erry Dwianto SPsi MHan, Kapolsek Sungai Keruh Iptu Andaru Galuh Indratno, STrK, Kepala BPBD Muba Pathi Ridwan SE ATD MM, Kasat Polpp Muba Erdian Syahri SSos MSi, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Muba dan Dinkominfo Muba serta Kades setempat.

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru

Pasutri Diduga Curi Tas di RS Bari Palembang

Kota Palembang

Pasutri Diduga Curi Tas di RS Bari Palembang

Selasa, 20 Okt 2026 - 15:17 WIB