PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menyampaikan statement disertai duka cita atas insiden yang terjadi di sekitar SPBU 23.301.34 Jl. HM Noerdin Pandji, Kota Palembang, pada Selasa (3/6) malam.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal yang diperoleh, kejadian tersebut berlangsung di luar area operasional SPBU. Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh proses penanganan dan pendalaman kasus sepenuhnya berada dalam kewenangan aparat berwenang.
“Pertamina menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini dan turut berduka cita atas korban. Kami menghormati proses penanganan yang dilakukan aparat berwenang dan siap mendukung kebutuhan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Rusminto.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan operasional tetap berjalan sesuai ketentuan, serta melakukan evaluasi terhadap aspek pengaturan antrean, pengawasan, pelayanan, dan keamanan di area SPBU.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengaturan kendaraan di lokasi, Pertamina juga memastikan petugas marshal tetap siaga di SPBU guna membantu pengaturan antrean dan menjaga ketertiban di area SPBU.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga terus melakukan monitoring ketersediaan stok Biosolar di SPBU, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Koordinasi dengan aparat setempat terus diperkuat dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar area operasional SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban saat mengantre di SPBU serta mengikuti arahan petugas guna mendukung kelancaran pelayanan.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan distribusi BBM serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Editor : Jaks















