SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Agung Wijaya yang berprofesi sebagai pengacara LBH di Posbakum Pengadilan Negeri (PN) Palembang, bakal ikut bertarung memperebutkan satu kursi di DPD RI pada Pemilu 2024. Agung mengaku tak gentar, meskipun dibayangi sejumlah nama besar di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan.
Bermodalkan usaha dan doa, Agung yakin dan optimis bakal maju dalam kancah pemilihan DPD RI. Latar belakangnya sebagai anak yatim yang berasal dari kalangan bawah, menambah motivasinya untuk terjun ke dunia politik melalui jalur independen sebagai senator, bukan melalui partai politik.
“Saya ingin berguna bagi anak yatim dan orang tidak mampu, ketika saya terpilih menjadi anggota DPD RI 2024 mendatang,” katanya, Rabu (25/1/2023).
Sedikit mengisahkan diri, ibunya adalah seorang pensiunan guru SMP (Sekolah Menengah Pertama). Sedangkan ayahnya sudah meninggal dunia pada saat dirinya sedang menjalani masa studi kuliah.
“Ketika kuliah saya sambil bekerja, dan banyak tempat bekerja yang sudah saya lalui. Harus pontang panting agar dapat mencukupi biaya selama kuliah. Alhamdulillah berkat usaha dan doa ibu ,saya bisa lulus kuliah S1 di UIN Raden Fatah Palembang. serta dapat melanjutkan jenjang S2 di fakultas hukum Unsri,” jelasnya.
Sementara itu disampaikan Agung, tujuan ikut serta dirinya dalam pemilihan DPD RI pada tahun 2024 mendatang, untuk memberikan warna baru bagi Sumatera Selatan.
“Saya anak orang tidak punya, juga punya semangat untuk terus maju ,sebagai generasi muda kita juga ingin memberikan serta mengabdikan diri dalam pembangunan, terutama dibidang politik,” kata pria kelahiran 1996 itu.
Agung pun telah menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPU Sumatera Selatan sebanyak 3215 dukungan yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Sumatera Selatan yang dibantu oleh team sukarelawan sahabat AW.
anak ketiga dari empat bersaudara ini optimis bakal lolos menjadi calon DPD RI 2024 mendatang, dan tanpa ragu dia menyebut percaya dengan kuasa allah swt serta kekuatan doa dari seorang ibu.
“inilah yang membuat saya tak gentar untuk maju menjadi calon anggota DPD RI 2024 mendatang, meski terlahir dari masyarakat kalangan bawah,” jelasnya. (ANA)

















