Pendemo Tolak Pelantikan Wabup Muara Enim Diduga Pakai Bus Pemda 

- Redaksi

Senin, 9 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUARA ENIM- Aksi demo puluhan massa di Kantor Gubernur Sumsel meminta penundaan pelantikan Wakil Bupati Muara Enim terpilih Ahmad Usmarwi Kaffah menjadi sorotan publik.

 

Pasalnya, para peserta aksi demo tersebut diduga menggunakan fasilitas kendaraan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.

 

Hal itu pun sudah dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Muara Enim, Junaidi saat diwawancarai, Senin (9/1/2023).

 

Junaidi membenarkan beberapa hari yang lalu ada sekelompok masyarakat akan menyewa kendaraan milik dinas perhubungan Muara Enim sebanyak 5 unit kendaraan.

 

“Nah kalau untuk perihal Demo aku dak tahu itu, memang waktu itu ada sejumlah mayarakat ingin menyewa kendaraan Bis Dishub, tapi aku dak tahu kalau untuk di gunakan aksi demo di kantor Gubernur ,” bebernya.

 

Lanjutnya, Ia menjelaskan, terkait penyewaan kendaraan mini bus tersebut pihaknya mematok harga senilai Rp. 250 ribu per unit kendaraannya.

 

” Kalau untuk di gunakan untuk aksi Demo aku idak tahu itu, kalau pun tahu untuk digunakan untuk aksi tersebut, pastinya tidak akan di sewakan. Dan untuk penyewaan tersebut memang benar ada masyarakat ingin menyewa kendaraan bus tersebut ,” tukasnya.

 

Sementara itu, Pengamat Politik Hukum Tata Negara Universitas Sriwijaya, Dr Febrian, menilai sebuah aksi demo itu wajar dilakukan karena ada pro dan kontra sesuai dengan demokrasi.

 

“Yang jadi pertanyaan itu demo tadi mewakilini rakyat Muara Enim seluruhnya atau tidak? Yang menilainya bisa masyarakat,” kata Dr Febrian, Senin (9/1/2023).

 

Namun dia menyayangkan aksi peserta demo di Kantor Gubernur Sumsel tersebut yang menggunakan kendaraan milik Pemkab Muara Enim.

 

“Kalau fasilitas negara digunakan untuk demo itu tidak boleh. Berarti demo itu ada yang menungganginya, ada yang membiayainya,” tegasnya.

 

Febrian menilai Pemkab Muara Enim telah kecolongan terkait penggunaan fasilitas negara yang dipakai oleh kelompok masyarakat yang melakukan aksi demo.

Berita Terkait

Ketika MUI Muara Enim dan PT TEL Menyatukan Dakwah, Spiritual, dan Pemberdayaan Masyarakat
MUI dan BSI Dorong Digitalisasi Transaksi Keuangan Syariah Masjid
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan
Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati
Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid
New Generation Taekwondo Sumsel Juara Umum Kejuaraan Ksatria 0404 Piala Dandim Muara Enim
Lengkap! Dua Pelaku Begal Alfamart Keban Agung Kini Sudah Diamankan
Fasilitas Umum Turut Terendam, BPBD Siagakan Tim TRC Antisipasi Banjir Susulan di Muara Enim

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:47 WIB

Ketika MUI Muara Enim dan PT TEL Menyatukan Dakwah, Spiritual, dan Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:36 WIB

MUI dan BSI Dorong Digitalisasi Transaksi Keuangan Syariah Masjid

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:09 WIB

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:30 WIB

Pengajian FORSAPSS Muaranim : Merawat Silaturahmi, Menjaga Hati

Rabu, 22 April 2026 - 20:45 WIB

Menanti Jalinan Ukhuwah di Serambi Masjid

Berita Terbaru

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Kota Palembang

Diduga Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Bibir Pecah 

Sabtu, 6 Jun 2026 - 15:29 WIB