Pemprov Sumsel Targetkan 48 Ribu Hekatre Cetak Sawah pada 2025

- Redaksi

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Foto: Tia)

Gubernur Sumsel, Herman Deru. (Foto: Tia)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan seluas 48 ribu hekatare lahan untuk program cetak sawah guna mendongkrak produksi padi di wilayah Sumsel.

Diketahui, realisasi cetak sawah untuk wilayah Sumsel tela dilaksanakan kontrak Survei Investigasi dan Desain (SID) sejak bulan Maret 2025.

Kepala Dinas Pertanian Sumsel Bambang Pramono menjelaskan pada Maret dilakukan kontrak SID seluas 5.000 hektare, kemudian pada 14 Mei seluas 11.600 hektare, dan tanggal 19 Mei ada 6.000 hektare dan 5.000 hektare.

“Dan terakhir (sisanya) akan kontrak SID diawal Juni nanti sehingga totalnya 48.000 hektare,” jelas Bambang usai rapat percepatan cetak sawah Sumsel, Jum’at (23/5/2025).

Selain itu, Kementerian Pertanian juga mendorong agar lahan yang telah selesai kontrak SID segera dilaksanakan kontrak konstruksinya.

“Ini telah disepakati bersama kabupaten/kota proses konstruksi akan mulai dilaksanakan pada minggu depan. Jadi mengejar untuk konstruksi cetak sawah pada pada lahan yang sudah kontrak SID seluas 5.000 hektare, tanpa menunggu kontrak SID selesai,” ujarnya.

Ia mengatakan dengan program cetak sawah tersebut pemerintah pusat menargetkan Sumsel dapat menambah jumlah produksi sebanyak 1 juta ton gabah kering giling (GKG).

“Untuk produksi Sumsel saat ini hampir mencapai 3 juta ton GKG atau mencapai 2,94 juta ton GKG,” katanya.

Ia menyebut untuk wilayah tertinggi dalam program cetak sawah di Sumsel terdiri dari Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Timur, dan Ogan Ilir dengan rata-rata luasan 11.200 sampai 11.600 hektare.

“Cetak sawah ini tentu berproses untuk memiliki tingkat produksi maksimal seperti lahan yang sudah ada. Mungkin awal tahun pertama nanti bisa 3 ton mendekati 4 ton, kemudian di tahun kedua bisa mendekati 5 ton,” ungkap dia.

Berita Terkait

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Delapan Terdakwa BRI BSS/SAL Tak Ditahan, Pengamat Soroti Potensi Ketimpangan Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB