Pemkot Palembang Buka Beasiswa S3 bagi ASN, Dorong Peningkatan Kualitas SDM Aparatur

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID -Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur melalui program Palembang Cerdas. Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah membuka peluang beasiswa pendidikan doktoral (S3) bagi pegawai di lingkungan pemerintah kota.

Program ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk melanjutkan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan birokrasi yang lebih kompeten, profesional, dan adaptif terhadap tantangan pembangunan daerah.

Baca Juga : Wali Kota Palembang Buka Peluang Pembangunan Skate Park Standar Nasional di Balai KIR

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, mengatakan bahwa minat pegawai terhadap program beasiswa tersebut cukup tinggi. Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palembang, peminat terbanyak berasal dari sektor pelayanan publik.

“Pendaftar paling banyak berasal dari Dinas Kesehatan Kota Palembang dan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Selain itu, tersedia pula kuota melalui sekretariat daerah agar para kepala bagian memiliki kesempatan menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral,” ujarnya.

Baca Juga : Antisipasi Super Flu, Dinas Pendidikan Palembang Perketat Kebersihan Sekolah Dasar

Menurut Sulaiman, tingginya antusiasme ASN mencerminkan kesadaran aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan kompetensi profesional. Hal ini dinilai penting agar birokrasi mampu bekerja lebih efektif, inovatif, serta responsif terhadap dinamika pembangunan.

Meski demikian, pemerintah kota memastikan bahwa program beasiswa tersebut diberikan melalui proses seleksi yang ketat. Seleksi dilakukan secara transparan guna memastikan hanya pegawai yang memiliki kemampuan akademik, kapabilitas, serta potensi kepemimpinan yang layak mendapatkan kesempatan tersebut.

“Program ini bukan sekadar formalitas. Kami ingin memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar memiliki kemampuan untuk menempuh pendidikan S3 dan mampu memberikan kontribusi nyata setelah kembali bertugas,” katanya.

Baca Juga : Kemendagri Bedah Pedoman APBD 2026, Asisten III Setda Muba Ikuti Arahan Pusat dari Ruang Randik

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap penerima beasiswa akan terikat pada komitmen pengabdian kepada pemerintah daerah. Pegawai yang mendapatkan fasilitas pendidikan tersebut wajib menandatangani perjanjian ikatan dinas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap investasi pendidikan yang diberikan pemerintah.

“Aturannya jelas. Setelah menyelesaikan studi, mereka harus kembali mengabdi di lingkungan Pemkot Palembang. Tidak diperbolehkan berpindah tugas ke daerah lain atau keluar dari pemerintah kota,” tegasnya.

Kebijakan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa investasi pemerintah dalam bidang pendidikan benar-benar memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah.

Baca Juga : Irup Hardiknas, Sekda Sumsel Edward Candra Bacakan Amanat Tertulis Mandikdasmen RI

Melalui program Palembang Cerdas, Pemerintah Kota Palembang berharap lahir aparatur yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan, inovasi, serta kebijakan yang lebih berkualitas dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Sulaiman menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah kota dalam memperkuat fondasi sumber daya manusia birokrasi.

“Ke depan, kami ingin SDM aparatur di lingkungan Pemkot Palembang semakin unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, untuk berbagai ketentuan teknis seperti persyaratan administrasi, mekanisme seleksi, hingga masa minimal pengabdian setelah menyelesaikan studi, para pegawai diimbau untuk berkoordinasi langsung dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Palembang.

Program ini diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas aparatur melalui akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan terarah.

Penulis : Hasan Basri

Editor : Admin

Berita Terkait

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel
Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin
Plang Nama YPLP PT PGRI Sumsel Hilang, Pihak Yayasan Laporkan ke Polisi
Polrestabes Palembang Terapkan WFH Setiap Rabu Mulai Mei 2026, Pelayanan Tetap Buka
Gagalkan Aksi Curanmor, Buruh Harian Tewas Ditusuk Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Rabu, 29 April 2026 - 16:25 WIB

Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum

Rabu, 29 April 2026 - 09:25 WIB

InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital

Selasa, 28 April 2026 - 20:54 WIB

OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel

Selasa, 28 April 2026 - 20:21 WIB

Telkomsel Buka Peluang Kolaborasi UMKM lewat Ekosistem Telkomsel Poin

Berita Terbaru