Pemkab OKI Terapkan Tanda Tangan Elektronik

- Redaksi

Kamis, 27 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, bersama Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) di Aula Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati - BSSN, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/10/2022).

penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, bersama Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) di Aula Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati - BSSN, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/10/2022).

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai menerapkan penggunaan tanda tangan elektronik (TTE), untuk meningkatkan mutu pelayanan umum melalui electronic-Government (e-Gov). Penggunaan TTE dalam sistem administrasi ini akan membuat proses birokrasi lebih efektif dan mengakselerasi transformasi digital di sektor pemerintahan.

Pemkab OKI menjadi bagian dari 15 Kabupaten/ Kota yang melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Sertifikat Elektronik, bersama Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) di Aula Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati – BSSN, Depok, Jawa Barat, Kamis (21/10/2022).

Kepala BSSN melalui Plt. Sekretaris Utama Y.B Susilo Wibowo, SE, MM mengatakan pesatnya pemanfaatan teknologi termasuk di pemerintahan akan paralel dengan tingkat ancaman keamanan di dunia siber.

“Untuk itu BSSN hadir untuk menjaga keamanan ruang siber di Indonesia, pemanfaatan Sertifikat Elektronik adalah salah satu upaya dalam pengamanan aset informasi berupa dokumen-dokumen resmi pemerintahan dengan sistem kriptografi asimetrik,” jelas dia.

Wibowo menambahkan, sebagaimana Pidato Kenegaraan Presiden pada HUT RI ke 77 lalu, bahwa Indonesia harus Eling dan Waspada terhadap kemajuan TIK, termasuk di dalamnya keamanan informasi.

“Kami mengapresiasi inisiatif dari 16 Kabupaten/ Kota, ini adalah komitmen bersama untuk transformasi digital dan aksi adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sampai saat ini BSSN melalui BSRE telah bekerja sama dengan 501 instansi, terintegrasi dengan 939 sistem, menerbitkan 206.000 Sertifikat Elektronik, serta mengeluarkan 230 juta Transaksi Sertifikat Elektronik. Penerapan Sertifikat Elektronik juga berhasil pelakukan penghematan keuangan negara mencapai Rp. 1,5 Triliun setiap tahun,” papar dia.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. OKI Alexsander Bastomi, SP, M.Si mengungkap bahwa Pemkab OKI terus mendukung dan meningkatkan kualitas pengelolaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkab OKI. Seperti dukungan infrastruktur informatika, aplikasi layanan publik, tata kelola, hingga SDM SPBE, terus dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Hari ini sebagai salah satu langkah kita dalam mendukung transformasi digital pemerintahan dan meningkatkan kualitas SPBE di Pemkab OKI. Sertifikat Elektronik ini mengandung unsur Confidentiality (rahasia), Non-Repudiation (nirsangkal), Integrity (utuh), dan Authenticity (absah) sehingga dokumen yang ditandatangani secara elektronik dapat dijamin keasliannya serta ini dapat mengubah kebiasaan menjadi paperless (tanpa kertas)”, ujarnya.

Ke depan tambah Alex, Sertifikat Elektronik atau yang lebih dikenal dengan Tanda Tangan Elektronik ini akan diterapkan menyeluruh di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, terlebih jika ekosistem SPBE di Pemkab OKI sudah sangat mendukung penerapan Sertifikat Elektronik ini.

“Kami targetkan semua instansi sampai tingkat Kecamatan dapat memanfaatkan Sertifikat Elektronik ini agar dokumen yang dihasilkan bisa dipastikan keasliannya, namun tentu secara bertahap, seiring kita akan siapkan ekosistem juga payung hukum terkait ini”, tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BSSN  serta Penandatangan Perjanjian Kerjasama dari Kabupaten/ Kota yang terdiri dari Kepala Daerah, Sekretaris Daerah, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. (*)

Berita Terkait

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih
Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI
OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla
Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 
Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht
Perselisihan Berujung Maut, PNS di OKI Tewas Diserang Pisau
Pintu Masuk Pasar Shoping Center Kayuagung Tertutupi Pedagang, Masyarakat Keluhkan Sempitnya Ruas Jalan Masuk
KUA-PPAS APBD 2027 OKI Disepakati, Belanja Daerah Fokus Prioritas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:01 WIB

47 Tim Muda OKI Berebut Tiket ke Seri Nasional Liga Merah Putih

Selasa, 29 September 2026 - 10:21 WIB

Menjadi Jembatan Akses Keuangan, Mantri BRI Menembus Pelosok OKI

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 23 September 2026 - 15:41 WIB

Dugaan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU Pematang Panggang Jadi Sorotan 

Rabu, 23 September 2026 - 14:16 WIB

Kejari OKI Musnahkan Narkotika hingga Senjata Api dari Perkara Inkracht

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB