Pemkab Banyuasin Hibahkan Lahan Strategis untuk Pembangunan Gudang Bulog

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuasin, Askolani (kiri) dan Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjoesoekarto saat diwawancarai, Selasa (24/2/2026). Foto: Tia

Bupati Banyuasin, Askolani (kiri) dan Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjoesoekarto saat diwawancarai, Selasa (24/2/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyiapkan tiga pilihan lahan seluas 8,5 hektare, 4,5 hektare, dan 2,5 hektare untuk dihibahkan kepada Perum Bulog guna membangun infrastruktur pascapanen demi mengamankan produksi padi yang mencapai 1,18 juta ton gabah kering giling (GKG).

Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran terkait kesiapan sarana penampungan dan pengolahan hasil panen di Banyuasin yang merupakan daerah dengan peningkatan produksi tertinggi di Indonesia.

Bupati Banyuasin, Askolani menyampaikan pentingnya infrastruktur pendukung yang lengkap untuk menjaga kualitas hasil jerih payah petani.

“Kita senang, bangga produksi meningkat, tapi kita juga gelisah bagaimana menyelamatkan hasil itu. Kami berharap infrastruktur yang dibangun nantinya paket lengkap, mencakup dryer (pengering), penggilingan, serta silo (penyimpanan),” ujar Askolani saat penandatanganan nota kesepahaman di Palembang, Selasa (24/2/2026).

Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjoesoekarto, menyatakan bahwa besarnya kapasitas infrastruktur yang akan dibangun akan sangat bergantung pada luas lahan dan aksesibilitas jalan yang disediakan.

Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan jaminan kepastian bagi petani dalam memproduksi padi mereka.

“Kalau tanahnya luas dan akses jalannya bagus, kita akan bangun dengan kapasitas yang lebih tinggi. Dan itu akan memberikan jaminan bagi petani yang akan memproduksi padinya,” jelas Sudarsono.

Pihak Bulog menekankan bahwa realisasi fisik akan dilakukan segera setelah proses administrasi hibah dan persetujuan DPRD Banyuasin tuntas. Pembangunan tahap awal ditargetkan dapat berjalan pada tahun ini.

“Paling tidak di 2026 ini kita bisa realisasikan pembangunan gudang dulu, untuk selanjutnya baru dilengkapi dengan dryer dan penggilingan,” pungkasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ
Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 
Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara
Antrean Biosolar Sumsel Memanjang, Distribusi FAME Jadi Sorotan
Ambil HP Korban di Jalan, Basaruddin Divonis 8 Bulan Penjara
Sabu 488,70 Gram, Andrika Divonis 10 Tahun Penjara di PN Palembang
Zero Balap Liar Ratusan Pemuda Deklarasi Tolak Balap Liar
Angkut 10 Ribu Liter Solar Sulingan dari Muba ke Lampung, Dua Sopir Divonis 15 Bulan Penjara
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:16 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah TK hingga SMP di Palembang Beralih ke PJJ

Selasa, 8 September 2026 - 21:11 WIB

Hilang Kendali, Mobil Avanza Dikendarai Oleh Dokter Muda Ini Nyemplung 

Selasa, 8 September 2026 - 18:36 WIB

Samsat Menyapa Hadir di Seluruh Kab/Kota Sumsel, Dorong Tertib Administrasi Kendaraan dan Keselamatan Berkendara

Selasa, 8 September 2026 - 17:08 WIB

Ambil HP Korban di Jalan, Basaruddin Divonis 8 Bulan Penjara

Selasa, 8 September 2026 - 17:06 WIB

Sabu 488,70 Gram, Andrika Divonis 10 Tahun Penjara di PN Palembang

Berita Terbaru