Pemerintah Siapkan Dana Rp3 Miliar untuk Pendanaan Koperasi Merah Putih di Tiap Desa

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi, Arie Setiadi melakukan Peninjauan Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Kelurahan Khusus (Musbangkelsus) Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Kantor Lurah Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada, Selasa (27/5/2025). Foto: Tia

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi, Arie Setiadi melakukan Peninjauan Pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Kelurahan Khusus (Musbangkelsus) Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Kantor Lurah Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada, Selasa (27/5/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyebut pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp3 Miliar untuk pendanaan program Koperasi Merah Putih di tiap desa/kelurahan masing-masing wilayah.

“Plafon pinjaman per koperasi Rp3 miliar,” ujar Zulhas saat diwawancarai usai meninjau pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada, Selasa (27/5/2025).

Zulhas mengatakan anggaran tersebut nantinya dapat dipakai untuk anggota koperasi yang ingin berwirausaha di berbagai sektor usaha.

“Kita bentuk dulu koperasinya, baru bisa dikasih pinjaman. Jadi, pembentukan koperasi ini bukan untuk bagi-bagi uang dari APBN ya. Usahanya harus jelas dulu untuk bisa dapat pinjaman,” katanya.

Ia menjelaskan yang akan mendapat pinjaman untuk pengembangan usaha mencakup beberapa kategori yakni, seperti agen pupuk, pangkalan LPG, warung sembako, pemenuhan alsintan, dan lainnya.

“Bisa juga menggandeng atau kerja sama dengan Bulog dengan menjual gabah atau beras, kerja sama dengan PT Pos untuk penyaluran bansos dan lainnya. Yang penting usahanya jelas, ketika sudah ada kebutuhannya baru disiapkan plafonnya (oleh koperasi),” jelasnya.

Ia mengungkapkan bunga pinjaman dari koperasi itu rendah. Bahkan, dirinya akan mengusahakan bunga 0 persen.

“Bunganya 3 persen, tapi kita usahakan 0 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu kendala masyarakat untuk berusaha dan pengembangan selama ini adalah permodalan.

“Dengan adanya koperasi ini kita berharap masyarakat dapat mengembangkan usahanya dan maju. Saya yakin Koperasi Merah Putih dapat berkembang dan maju,” imbuhnya.

Diketahui, jumlah kelurahan dan desa di Sumsel mencapai 3.278. Jika dikalikan dengan plafon pinjaman Rp3 miliar, maka kebutuhan untuk Sumsel mencapai Rp 9,83 triliun.

Sementara Bupati Banyuasin Askolani mengatakan jumlah koperasi yang ada di Banyuasin sebanyak 360 unit. Namun, yang bertahan saat ini hanya 60 koperasi.

“Jumlah koperasi di Banyuasin ada 360, tapi yang bertahan hanya 60 koperasi. Masalahnya hanya di manajemen, kalau untuk permodalan webenarnya sudah jalan. Di Banyuasin saja, untuk nilai pinjaman bagi UMKM dengan berbagai bank bisa mencapai Rp 1,5 triliun,” ucap dia.

Berita Terkait

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel
Pertamina Patra Niaga Perluas Dampak Program Hidroponik Melalui Penguatan Kapasitas Warga
Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau
Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta
Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global
Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi
Sewa Pompa Cor Lewat Google, Warga Palembang Kehilangan Rp7 Juta Diduga Ditipu Akun Palsu
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor di Kantor Dinas Perkim Palembang Berujung Laporan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:31 WIB

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIB

Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:55 WIB

Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:48 WIB

Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi

Berita Terbaru