Pasal Layangan Putus, Pelajar Dikeroyok-Dipukul hingga Babak Belur

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Hanya gara-gara layangan putus, PT (16), seorang pelajar di Palembang harus babak belur, akibat bogem mentah dari puluhan orang. Peristiwa ini terjadi di Jalan Datuk M Akib, tepatnya sebelah Bina Husada Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Rabu (19/7/2023) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat peristiwa pengeroyokan itu, warga Lorong Kumpe Berayun, Kecamatan Bukit Kecil Palembang ini, mengalami luka lecet di jari tangan sebelah kiri dan mengalami memar di bagian kepalanya.

Tak terima anaknya sudah dikeroyok membuat orangtua korban yakni M Hasan (54), melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes Palembang.

Kepada petugas PT yang ditemani orangtuanya menuturkan, peristiwa itu terjadi berawal saat ia bermain layangan di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian ia memutuskan layangan milik terlapor Mijan yang membuatnya kesal karena layangannya putus.

“Masalah sepele, gara gara layangan putus. Mungkin terlapor kesal dengan saya karena layangannya putus oleh saya saat main. Terlapor ini juga mengajak teman-teman untuk mengeroyokan,” katanya, kepada petugas, Kamis (20/7/2023).

Saat di TKP, terlapor dan teman-temanya langsung memukuli, bahkan terlapor mengunakan gulungan tali layangan memukuli korban. “Datang langsung memukuli saya pak. Tanpa bicara saya langsung dikeroyok,” bebernya.

Usai puas memukuli korban, terlapor dan teman-temannya langsung meninggalkan korban di TKP. “Kepala saya memar. Saya juga mengalami luka lecet di bagian kepala. Dengan adanya laporan saya, saya berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

Di tempat yang sama, orangtua korban, M Hasan mengaku dirinya tidak terima atas peristiwa yang menimpa anaknya. “Saya tidak terima anak saya dikeroyok. Oleh itulah saya menemani anak saya melapor ke sini. Pasalnya sepele karena gara-gara layangan putus,” ungkapnya.

“Saya berharap laporan ini dapat langsung anggota menindaklanjutinya, dengan menangkap para terlapor yang aksinya sangat meresahkan,” katanya.

Hingga kini, laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang dengan tindak pidana kekerasan terhadap anak. Bahkan unit piket SPKT dan inafis Polrestabes Palembang telah mendatangi  TKP, guna melakukan olah TKP. (ANA)

Berita Terkait

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang
Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu
Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza
Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang
Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026
Warga Lampung Tewas Dikeroyok di Palembang, Alami Luka Tusuk di Dada dan Punggung
CANTIK-CANTIK JADI PENGEDAR! Dua Ratu Sabu Muda Ditangkap di Kontrakan Pagar Alam, Simpan Sabu 0,76 Gram Dalam Bungkus Soklin
Rebutan Bola Berujung Keributan, Pelajar 17 Tahun Lapor Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Polisi Gerebek Dua Lokasi Diduga Markas Kampung Narkoba di SU I Palembang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ditagih Utang Rp400 Ribu, IRT Mengaku Dicengkeram dan Dipukul Gagang Sapu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Cemburu Mantan Pacar, AG Bacok JC dan Bawa Kabur Avanza

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Dituduh Curi dan Pecahkan Kaca, Bocah 11 Tahun Diduga Dicekik dan Ditendang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Tim Jatanras Polda Sumsel Bekuk Pelaku Curanmor dalam OPS SIKAT-I MUSI 2026

Berita Terbaru