Nama: Anggun Avita Pane
NIM : PO7124126088
Prodi: D3 Kebidanan
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari
Sejak kecil, saya diajarkan bahwa menjadi manusia yang baik bukan hanya tentang mendapatkan nilai pelajaran yang baik, tetapi juga tentang memiliki sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, saya berusaha menerapkan nilai-nilai Pancasila sedikit demi sedikit dalam kehidupan saya sebagai mahasiswa dan calon tenaga kesehatan.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, bersyukur, dan menghormati perbedaan keyakinan. Saya percaya bahwa setiap usaha harus disertai doa dan niat yang baik. Jika nilai tersebut tidak diterapkan, seseorang dapat kehilangan rasa syukur, mudah putus asa, dan kurang menghargai orang lain.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan bersikap sopan, membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, serta tidak membeda-bedakan orang lain. Saya menyadari bahwa setiap orang memiliki perjuangan dan keadaan yang berbeda. Jika nilai kemanusiaan tidak diterapkan, hubungan antarmanusia dapat dipenuhi sikap egois, tidak peduli, dan kurangnya rasa empati.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya terapkan dengan menjaga persatuan, bekerja sama, dan menghargai perbedaan pendapat, terutama ketika belajar dalam kelompok. Saya senang berteman dengan siapa saja tanpa melihat asal daerah maupun latar belakang. Jika persatuan tidak dijaga, perbedaan dapat menimbulkan pertengkaran dan memecah kebersamaan.
Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan dengan mau mendengarkan pendapat orang lain dan tidak memaksakan kehendak sendiri. Dalam musyawarah, saya belajar untuk menghargai setiap masukan dan mencari keputusan yang dapat diterima bersama. Jika musyawarah tidak dilakukan dengan baik, keputusan yang diambil dapat menjadi tidak bijaksana dan merugikan banyak pihak.
Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya terapkan dengan belajar bersikap adil, tidak egois, dan mau membantu sesama. Kelak sebagai bidan, saya ingin memberikan pelayanan yang ramah dan adil kepada semua ibu dan anak tanpa membedakan kondisi ekonomi maupun latar belakang mereka. Saya juga belajar untuk bertanggung jawab, disiplin, jujur, serta menghargai hak orang lain dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga maupun lingkungan sekitar. Jika keadilan tidak diterapkan, dapat muncul kesenjangan dan perlakuan yang tidak sama terhadap orang lain.
Kesimpulannya, bagi saya Pancasila bukan sekadar hafalan yang dipelajari di bangku pendidikan, tetapi merupakan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, saya berharap dapat menjadi pribadi yang beriman, peduli terhadap sesama, mampu menjaga persatuan, bijaksana dalam mengambil keputusan, serta adil kepada setiap orang. Sebagai calon tenaga kesehatan, nilai-nilai tersebut juga akan menjadi bekal bagi saya untuk memberikan pelayanan yang baik, manusiawi, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.







